https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Sampai Bulan Agustus, Ratusan Orang di Kabupaten Cirebon Positif HIV/AIDS

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat hingga akhir bulan Agustus yang lalu mendeteksi sebanyak 117 penderita HIV/AIDS.

by Andika
13 September 2020
in Umum
Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Cirebon Bertambah Menjadi 3 Orang

Anggota gugus tugas penanganan covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menginformasikan kasus pasien positif covid-19 bertambah menjadi 3 orang

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat hingga akhir bulan Agustus yang lalu mendeteksi sebanyak 117 penderita HIV/AIDS.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana mengungkapkan perbandingan dengan bulan Agustus tahun angka penderita HIV/AIDS menurun meskipun tidak signifikan.

BacaJuga

Ketika Ruang Kreatif Tabalong Menjadi Panggung Keceriaan Yaren

Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

“Sampai Bulan Agustus kemarin, kami baru bisa mendeteksi 177 penderita HIV/AIDS. Kalo dibandingkan dengan bulan Agustus tahun lalu, penderita HIV/AIDS sudah masuk angka 200 orang,” kata Nanang kepada wartawan, Minggu (13/9/2020).

Turunnya data untuk penderita HIV/AID tahun sekarang, sambung Nanang, karena adanya Covid-19 diduga menjadi salah satu penyebab orang yang menderita HIV/AIDS malas memeriksakan diri ke Rumah Sakit atau puskesmas.

“Adanya Covid-19 juga, membuat program Dinkes untuk pemeriksaan HIV/AIDS sempat terhenti beberapa bulan, dan baru bisa berjalan bulan Juli sampai Agustus kemarin,” ungkap Nanang.

Masih kata Nanang, masih adanya penyebaran penyakit mematikan ini masih didominasi oleh komunitas gay dan LGBT pada usia produktif. Namun Nanang enggan merinci dimana saja komunitas gay itu berada.

“Tapi untuk mendeteksi penyebaran, kami sudah menyiapkan LSM sebagai wadah mereka untuk bisa mendeteksi peningkatan HIV/AIDS. Merekalah yang membawa komunitas gay atau LGBT ke tempat pemeriksaan, termasuk rumah sakit atau puskesmas,” ujar Nanang.

Masih ditemukannya kasus HIV/AIDS, membuat pihaknya membuat langkah dengan cara melakukan penyuluhan promotif. Disamping itu, ada pemeriksaan yang dikombinasikan. Ia memberikan gambaran contoh dimana setiap orang yang terkena TBC harus di screning juga HIVnya. Sedangkan untuk ibu hamil, minimal sekali dalam masa kehamilan, harus diperiksa HIV nya.

“Khusus ibu hamil, kalau minimal dalam 16 minggu kehamilan terdeteksi HIV, maka begitu lahir bayinya bisa dinyatakan negatif HIV. Biasanya kalau sudah terdeteksi awal, maka 85 persen bayi yang lahir insya allah negatif,” tutur Nanang.

Nanang menambahkan, anggaran untuk penanggulangan HIV/AIDS saat ini dirasa masih kurang. Angka Rp 900 juta yang diterima tahun ini, sama sekali tidak bisa didistribusikan, mengingat anggarannya di recofusing untuk Covid-19. Untuk tetap melakukan pelayanan, maka dibiayai dari BOK setiap puskesmas. Justru saat ini, puskesmas yang mengadakan penyuluhan.

“Idealnya anggaran pertahun untuk penanggulangan HIV/AIDS itu ada Rp1,5 milliar. Jadi semakin banyak anggaran maka sosialisasi kita untuk upaya pencegahan HIV/AIDS akan semakin sering. Tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan data akurat, berapa jumlah yang meninggal. Masalahnya, mereka banyak yang meninggalnya dirumah, jadi sulit untuk mendeteksi,” ujar Nanang.

Tags: Berita CirebonCiayumajakuning.idDinas KesehatanHIV/AIDSKabupaten Cirebon

Related Posts

Ketika Ruang Kreatif Tabalong Menjadi Panggung Keceriaan Yaren

15 Agustus 2026
Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

Pusdai Diminta Tak Sekadar Jadi Pusat Dakwah, Tapi Motor Pemberdayaan Umat di Jabar

11 Agustus 2026
Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan Indramayu Dapat Bantuan

8 Agustus 2026

Pemprov Jabar Kawal Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah Agar Sejahterakan Rakyat

7 Agustus 2026

KDM Ajak LPM Ikut Andil dalam Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan di Jawa Barat

7 Agustus 2026

KDM: Insan Akademik Harus Membumi dan Buat Dampak Nyata

7 Agustus 2026

Berita Terpopuler

  • Matahari Penyelamat Petani: Inovasi Pompa Tenaga Surya Atasi Ancaman Kekeringan di Majalengka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana BUMDes Desa Kejuden Diduga Digelapkan Hingga Rp 200 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pecah Kongsi 4.0: Ketika Adu Domba Digital dan Identitas Mengancam Kebhinekaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fure: Inovasi Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah Menjadi Furniture Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ESG Award 2026 by KEHATI Kembali Digelar, Dorong ESG Menjadi Standar Baru Daya Saing Bisnis Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Menjamur, PHRI Kota Cirebon Usulkan Moratorium

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Kota Cirebon Tembus Rp3,2 Triliun, Lima Hotel Berbintang Segera Berdiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id