https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

Beban Guru Honorer di Cirebon Dalam Perayaan Hari Guru Nasional

by Andika
25 November 2020
in Umum
Beban Guru Honorer di Cirebon Dalam Perayaan Hari Guru Nasional

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Tepat di Hari Guru Nasional, nasib guru honorer masih belum berubah terkait dengan kesejahteraan sebagai pengabdi bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Seperti apa yang dirasakan oleh Ikhrom Maulana (26) sebagai salah satu guru honorer yang saat ini mengajar di SMP Islam Ataqwiyah yang berada di Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

BacaJuga

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

DPRD Kota Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026

Satpol PP Kabupaten Cirebon Tertibkan 317 Bangunan Liar dan PKL

KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

“Saya menyadari betul sejak awal saya kuliah kalo guru itu sebuah cita-cita yang memang sejak kecil saya inginkan,” kata Ikhrom, Rabu (25/11/2020).

Meskipun menjadi guru sudah menjadi cita-cita yang ia inginkan, namun hal itu tidak diimbangi dengan kesejahteraan yang selama ini selalu menghantui bagi guru honorer. Terlebih ditengah kebutuhan hidup yang semakin hari semakin tinggi dan itu dinilainya tidak seimbang dengan pendapatan guru honorer yang selama ini ia dapatkan.

“Sampai sekarang belum ada perubahan soal kesejahteraan buat guru honorer,” ujar Ikhrom.

Diceritakan olehnya, dalam sebulan dirinya hanya mendapatkan bayaran menjadi guru honorer sebesar Rp 600 ribu. Dengan jumlah angka pendapatan seperti itu, membuat dirinya harus memutar otak untuk bisa mencukupi hidupnya selama satu bulan.

“Satu jam nya saya hanya mendapatkan Rp 20 ribu, dalam seminggu saya dapet mengajar sebanyak 30 jam. Tapi dalam sebulan itu, jam mengajar saya cuma dihitung seminggu aja dan hampir rata-rata nasib guru honorer seperti itu,” ungkap Ikhrom.

Terlebih dimasa pandemi seperti saat ini, sambung Ikhrom, membuat metode pembelajaran berubah menjadi daring sehingga hal itu akan menambah beban biaya tambahan sehingga dirinya harus pintar-pintar mengelola keuangan dari hasil pendapatannya selama satu bulan.

“Sekarang itu kan daring belajarnya, otomatis dari kuota aja udah keliatan, pengeluaran saya juga akan lebih banyak lagi dan gak ada subsidi kuota untuk metode belajar daring ini,” kata Ikhrom.

Dalam proses pembelajaran daring itu juga, Ikhrom mengatakan, masih banyak siswa yang menganggap acuh sehingga proses pembelajaran pun tidak efektif. Oleh karena itu dirinya berharap pandemi ini segera berakhir agar siswa bisa kembali belajar secara tatap muka seperti biasanya.

“Kalo proses belajar daring seperti ini sangat berat sekali buat siswa, selain harus pake kuota internet, belajar juga gak efektif. Jadi saya harap pandemi ini bisa cepat berakhir dan bisa belajar tatap muka seperti biasa supaya metode pembelajaran yang diberikan bisa efektif,” ungkap Ikhrom.

Tags: Guru HonorerHari Guru NasionalKabupaten Cirebon

Related Posts

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

Bea Cukai Cirebon Bongkar Penyelundupan 5,25 Kg Emas di Bandara Kertajati

7 Oktober 2026
Kemenkum RI Gelar Diseminasi dan Promosi di Kuningan

DPRD Kota Cirebon Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026

7 Oktober 2026
Wawalkot Cirebon Buka Diklat Program Magang ke Jepang

Satpol PP Kabupaten Cirebon Tertibkan 317 Bangunan Liar dan PKL

6 Oktober 2026
KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

KDM Temui Rhenald Kasali Bahas Data Center BDx di Jatiluhur

5 Oktober 2026
Lima Kecamatan Ini Jadi Primadona Bawang Merah Cirebon Timur 

TKI Asal Majalengka Tuntut Keadilan Soal Kematian Sopir di UEA

5 Oktober 2026

Harus Ada Perbup Madrasah, PKB Desak Bupati hingga Soroti Rocky Gerung Masuk Kabinet

5 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ramalan Joyoboyo: Gunung Slamet Meletus Bisa Bikin Pulau Jawa Terbelah Jadi Dua?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Tani: Swasembada Pangan Nasional di Tengah Tantangan Geopolitik dan Krisis Pangan Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Poltekkes Tasikmalaya Latih Petugas Puskesmas Gunungsari Deteksi Dini Kanker Paru Lewat SATUSEHAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asep Eka Mulyana Dapat Diskresi Tiga Periode, Golkar Majalengka Bidik Tambah Kursi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id