Pariwisata
Kuningan Kembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Ciayumajakuning.ID – Untuk mewujudkan komitemen dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. kukuhkan Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Kuningan dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) “Rumpun Padi” di Desa Cikaso, Minggu (20/12/2020). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tema “Wisata Bermutu Ekonomi Rakyat Maju”.
Bupati Kuningan kukuhkan Dr. Ir. H. Yoyo Sunaryo, MP selaku ketua POKDARWIS “Rumpun Padi” dan H. Toyib selaku ketua ASIDEWI Kuningan. Dalam kegiatan ini, Bupati Kuningan juga berdialog wisata Kuningan bersama wayang cepot dengan dalang Aan Anjasmara.
ASIDEWI merupakan organisasi non pemerintah yang dibentuk dengan tujuan menjadikan kearifan lokal menuju desa wisata, dimana ASIDEWI aktif menginisiasi terbentuk dan berkembangnya desa-desa menjadi destinasi wisata di seluruh wilayah Indonesia.
Sedangkan, POKDARWIS adalah kelompok yang terdiri dari para pelaku kepariwisataan dengan kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan dan terwujudnya sapta pesona.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Desa Cikaso Hidayat, S.E., M.Si., Desa Cikaso pernah mendapat predikat Kampung Tangguh Lodaya. Program Kampung tangguh Lodaya (KTL) adalah program Kapolri dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menghadapi pandemic covid 19.
Ia menambahkan, upaya penguatan ekonomi di sektor kepariwisataan merupakan inovasi yang akan dikembangkan secara berkelanjutan. Wisata tersebut salah satunya wisata sawah dengan mengusung konsep wisata agro pertanian dan edukasi.
“kawasan lainnya yang akan kami kembangkan yaitu agro dan bumi perkemahan, dengan memanfaatkan lahan tidur berupa tanah perkebunan desa seluas 2,5 hektar. Mudah-mudahan ke depannya akan ada jalan untuk menyelesaikan pembangunan jalan menuju tempat wisata.” Ujarnya.
Ketua ASIDEWI Jawa Barat, Maulidan Isbar menyampaikan, Indonesia dan desa tidak terpisahkan satu sama lain. di jawa barat terdapat 5300 lebih desa, sedangkan di Kuningan terdapat 361 desa. menurutnya, sejak dulu desa sudah memiliki nilai yang sangat kuat, sehingga desa wisata dapat dicetuskan dalam Undang-Undang No. 6 tahun 2016.
Ia juga menyampaikan, perlu sebuah sinergitas dan koordinasi yang sagat progresif mengenai pengembangan desa wisata agar apa yang diperjuangkan bisa membuahkan hasil, karena desa wisata diakui oleh Nasional.
“saat ini desa memiliki penganggaran yang otonom. untuk menjadi desa wisata, suatu desa wisata harus memperhatikan unsur perhatian tentang lingkungan. ASIDEWI jawa barat berkomitmen akan terus mendukung tentang perkembangan desa wisata.” ujarnya
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menyampaikan, POKDARWIS telah melakukan pengembangan kepariwisataan berdasarkan potensi lokal dan kreatifitas yang dimiliki oleh masing-masing desa.
“di berbagai desa, POKDARWIS terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas program atraksi desa dan memunculkan sense of belonging masyarakat lokal terhadap kemajuan pariwisata di desanya.” Ujar Bupati Kuningan.
Bupati Kuningan menambahkan, dengan dikukuhkannya ASIDEWI Kuningan serta pengurus POKDARWIS “rumpun padi”, upaya Kabupaten Kuningan dalam mewujudkan target desa wisata yang berdaya saing dapat tercapai.
“saya berharap semoga para pengurus ASIDEWI dan POKDARWIS “rumpun padi” yang baru saja dikukuhkan dapat melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik untuk membantu pemerintah membangun pariwisata khususnya membangun desa wisata.” Pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Kuningan, Ketua ASIDEWI Jawa Barat OJK Kantor Regional 2 Provinsi Jawa Barat yang diwakili OJK Cirebon, Pimpinan Pusat Badan Koordinasi CSR dan Investasi Nasional. Camat Kramatmulya, Kapolsek Kramatmulya dan Ketua Pokdarwis Kuningan.***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia