https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 20 Juli 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

KCC Nilai Pemkab Kuningan Tebang Pilih Terapkan PPKM

by Andika
15 Januari 2021
in Ekbis
KCC Nilai Pemkab Kuningan Tebang Pilih Terapkan PPKM

KUNINGAN, CIAYUMAJAKUNING.ID – Kuningan Coffee Culture (KCC) menilai jika Pemerintah Kabupaten Kuningan tebang pilih dalam menerapkan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dituangkan dalam Surat Edaran Bupati.

Dea Eka Nerdiana selaku Koordinator Kuningan Coffee Culture (KCC) mengatakan, pihaknya mengetahui jika Covid-19 sangat berbahaya bagi masyarakat. Oleh karena itu, dirinya memahami selaku pemilik kedai kopi soal surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Kuningan, Acep Purnama terkait PPKM.

BacaJuga

MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

Inflasi Mendingin, Wall Street Reli: Saatnya Investor Bersiap?

International Undergraduate Program Pilihan untuk Future Creative Designer

Nikmati Event Free Fire dengan Top Up Diamond yang Cepat dan Praktis

“Kami sadar dan kami memahami adanya surat edaran itu untuk memutus penyebaran Covid-19,” ungkapnya, Jum’at (15/1/2021).

Dijelaskannya, dalam edaran tersebut jelas tertulis juknis cafetaria, kedai kopi, rumah makan dan toko modern. Namun dirinya menyesali yang menjadi sasaran operasi kepatuhan dan yustisi hanya kedai-kedai kopi, berbeda dengan rumah makan tertentu yang masih bebas beroperasi sampai malam.

“Kami patuhi aturan itu, tapi jangan tebang pilih juga. Masa sasaran operasi yustisi cuma di kedai-kedai kopi aja dan kita temukan masih ada rumah makan yang beroperasi sampai malam,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Kuningan Coffee Culture selaku wadah kedai-kedai kopi di Kabupaten Kuningan menuntut evaluasi secara menyeluruh terkait PPKM. Kemudian pemerintah harus berlaku adil ketika melaksanakan operasi kepatuhan dan yustisi tanpa tebang pilih.

“Operasi kepatuhan dan yustisi juga harus dilaksanakan di siang hari. Pusat pembelanjaan, taman kota yang belum jadi, dan masih banyak lagi tempat lain yang lebih berkerumun dibandingkan kedai kopi,” ucapnya.

Tags: KopiKuninganPPKM

Related Posts

MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

MoraRepublic Dorong Generasi Muda Ciptakan Konten Berdampak Lewat Workshop “Create with IMPACT” Bersama Jerome Polin

20 Juli 2026
Inflasi Mendingin, Wall Street Reli: Saatnya Investor Bersiap?

Inflasi Mendingin, Wall Street Reli: Saatnya Investor Bersiap?

20 Juli 2026
International Undergraduate Program Pilihan untuk Future Creative Designer

International Undergraduate Program Pilihan untuk Future Creative Designer

20 Juli 2026
Nikmati Event Free Fire dengan Top Up Diamond yang Cepat dan Praktis

Nikmati Event Free Fire dengan Top Up Diamond yang Cepat dan Praktis

20 Juli 2026
Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

Butuh Dana untuk Liburan Akhir Pekan? BRI Finance Punya Solusinya

20 Juli 2026
Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

Beasiswa Gerak Tumbuh 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka: Rp20.000.000/Semester untuk Semua Jenjang Pendidikan Tanpa Syarat IPK

20 Juli 2026

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id