Ekbis
3.000 Nelayan dari 11 Desa di Kabupaten Cirebon Terima Asuransi Gratis

CIAYUMAJAKUNING.ID – Sebanyak 3.000 nelayan dari 11 desa yang ada di Kabupaten Cirebon menerima asuransi gratis dari perusahaan swasta.
Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih berharap dengan adanya asuransi tersebut mereka lebih terlindungi dan mendapatkan jaminan saat melaut.
“Program asuransi nelayan ini bisa meringankan beban masyarakat nelayan yang terkena musibah, ketika melaut,” ujarnya, Kamis (24/11).
Ayu, sapaan akrabnya mengatakan, program asuransi tersebut merupakan sumbangsih dari CSR perusahaan swasta bekerja sama dengan Di tpolairud Polda Jabar.
Hal ini, kata dia, sangat membantu, seba ketika semua mengandalkan pemerintah, tentu ada keterbatasan anggaran.
Ayu meminta kepada perusahaan yaitu Cirebon Power agar bisa terus melaksanakan program asuransi bagi nelayan secara terus menerus.
“Kalau bisa, penerima manfaatnya juga lebih banyak lagi, agar semakin banyak nelayan Kabupaten Cirebon yang terlindungi,” katanya.
Sementara itu, Tariah, warga Citemu Kecamatan Mundu yang merupakan ahli waris dari Salikin, penerima asuransi mengaku terbantu dengan adanya asuransi.
Salikin, suaminya yang bekerja menjadi anak buah kapal meninggal saat berlayar di perairan Irlandia.
Tariah berharap, pemerintah bisa membantu jasad suaminya yang saat ini masih belum ditemukan. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia