Teknologi
Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pemkab Kuningan Naik Jadi 85 Persen

CIAYUMAJAKUNING.ID – Hasil survei Tim Ahli Pelaksana Survei Kepuasan Masyarakat Universitas Kuningan (Uniku) menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan Pemkab Kuningan meningkat sebesar 85 persen.
Menurut Bupati Kuningan Acep Purnama di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Kuningan, pada tahun 2021 kepuasan masyarakat mencapai 76,51 persen.
“Ini menunjukkan bahwa kinerja kita meningkat baik meski dalam kondisi keterbatasan,” ungkapnya, Jumat (23/12).
Kepala Bappeda Kuningan Usef Sumirat menerangkan, tujuan survei kepuasan masyarakat yakni untuk mengetahui penilaian masyarakat terhadap pelayanan publik Pemkab Kuningan.
“Dari hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan pelayanan publik yang meliputi penyediaan jasa, fasilitas, sarana dan prasarana,” terangnya.
Secara keseluruhan, index kepuasan masyarakat pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 8,49 persen.
Ketua Tim Ahli Pelaksana Survei Kepuasan Masyarakat Uniku Toto Suparton menerangkan, tingkat kepuasan masyarakat Kuningan meningkat.
Yakni, dari 51 persen pada tahun 2021 naik menjadi 85 persen di tahun 2022.
“Hal ini berada pada kategori B, dengan kata lain, pelayanan Pemkab Kuningan termasuk dalam kategori baik,” jelas Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Uniku itu. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia