Connect with us

viral

Viral, Ridwan Kamil VS Muhammad Sabil, Adu Kuat Kritik Dipecat

Published

on

Ridwan Kamil VS Muhammad Sabil, Adu Kuat Kritik Dipecat

CIAYUMAJAKUNING.ID – Seorang guru honorer di Cirebon yang sudah mengajar sejak tahun 2014 telah dipecat dari sekolah tempatnya mengajar setelah membuat komentar di postingan media sosial Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Muhammad Sabil mengomentari aksi solidaritas siswa di Tasikmalaya dan menanyakan posisi Ridwan Kamil sebagai apa, apakah Gubernur, kader Partai, atau pribadi dalam sebuah komentar di akun Instagram pribadi Ridwan Kamil.

Komentar Sabil dijawab oleh Ridwan Kamil, “Menurut maneh kumaha” seolah ingin adu kuat saat dikomentari bernada kritik, namun dirinya tidak membalas komentar Ridwan Kamil dan akhirnya menjadi sorotan publik dan menjadi viral.

 

Baca Juga: Resep Kolak Ubi 2023, Kolak Boled Sumber Nutrisi Untuk Berbuka Puasa

 

Advertisement

Banyak netizen yang kemudian ikut berkomentar dengan mengetag tempat kerja Sabil di akun Instagram pribadi Ridwan Kamil.

Setelah komentarnya mendapat banyak perhatian, Muhammad Sabil menghapus komentar tersebut karena dia enggan membawa dampak buruk terhadap lembaga tempat dia bekerja.

Kepada awak media, Sabil menjelaskan “Saat melakukan zoom meeting di postingan Pak Ridwan Kamil menggunakan jas berwarna kuning dan akhirnya saya terpicu untuk berkomentar,” jelasnya saat dihubungi awak media pada Rabu (15/3/2023).

 

Baca Juga: Resep Kolak Pisang Kepok 2023 Cocok Dijadikan Menu Berbuka Puasa

 

Advertisement

Sabil menulis komentar tersebut sebetulnya untuk mengingatkan Ridwan Kamil agar tidak mencampuri aspek pendidikan dengan politik praktis.

Dirinya beranggapan bahwa politik praktis seharusnya tidak masuk ke dalam lingkungan sekolah.

Ridwan Kamil langsung membuat video klarifikasi yang intinya bahwa dirinya tidak anti kritik atau menentang sikap kritis.

“Seorang pemimpin tidak boleh anti kritik, tugas saya mengingatkan apalagi kalau profesinya guru,” katanya dalam video tersebut.

 

Advertisement

Baca Juga: 1 Juta Orang Pakai Nama Ramadan Ramadhan Selain Nia Ramadhani

 

Setelah itu, Ridwan Kamil mengirimkan bukti komentar dan pesan kepada pihak sekolah SMK Telkom Cirebon, yang mengakibatkan Sabil kehilangan dapodik di sekolah tersebut.

“Tanpa disangka setelah dua jam kemudian saya mendapatkan kabar jika Ridwan Kamil mengirimkan bukti komentar dan mengirimkan pesan kepada pihak sekolah SMK Telkom Cirebon,” beber Sabil kepada awak media.

Sabil meminta klarifikasi dari pihak sekolah, dan mendapatkan informasi bahwa dia diberhentikan karena adanya perintah dari kantor cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Barat untuk mengeluarkannya dengan alasan supaya data dapodik tidak tumpang tindih, dan juga karena komentar yang dituliskannya di postingan Ridwan Kamil.

 

Advertisement

Baca Juga: Penjelasan Komprehensif Hipnosis Serta 13 Manfaat Hipnosis Bagi Kehidupan

Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan bahwa sebagai pemimpin, dia harus menerima kritik dan menggunakannya untuk memperbaiki diri.

Namun, dia juga menekankan pentingnya sikap sopan dan santun dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama bagi seorang guru yang menjadi contoh bagi siswa.

Ridwan Kamil juga sudah berbicara dengan pihak yayasan yang menaungi Muhammad Sabil, dan meminta agar pemberhentian tersebut dicabut, kecuali ada hal yang sangat fundamental yang menjadi alasan pemberhentian.

 

Kritik adalah sebuah bentuk umpan balik yang diberikan kepada seseorang atau suatu hal dengan tujuan memberikan saran dan perbaikan.

Advertisement

Kritik sebaiknya diberikan dengan tujuan yang positif, yaitu untuk membantu seseorang atau suatu hal menjadi lebih baik, bukan dengan niat untuk merendahkan atau menyakiti perasaan orang lain.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan kritik dengan cara yang bijak agar tidak memicu konflik dan dapat diterima dan bermanfaat.

Continue Reading

Yang Lagi Trend