Umum
Bupati Cirebon Akui Undang 32 Biksu dari Thailand ke Pendopo Tak Masuk Agenda

CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengaku acara mengundang 32 biksu dari Thailand yang sedang melaksanakan ritual thudong dengan jalan kaki ke Candi Borobudur di Pendopo tidak masuk dalam agenda perjalanan para biksu.
Menurutnya, kegiatan menjamu mereka dalam rangka menghormati mengingat Cirebon menjadi salah satu daerah yang di singgahi para biksu.
“Kalau dari jadwal tidak ada kegiatan, tapi kami sebagai tuan rumah berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjamu para biksu,” kata Imron, Sabtu (20/05).
Ia menambahkan jika acara di Pendopo Cirebon tersebut tidak masuk dalam agenda perjalanan para biksu, akan tetapi merupakan salah satu cara penghormatan.
Apalagi warga Cirebon, sangat antusias saat kedatangan para biksu.
Ini membuktikan bahwa toleransi di Indonesia masih terjaga dengan baik..
Selama ini, kata Imron, banyak sekali narasi di media sosial yang menjadikan agama sebagai penyebab pemecah belah persatuan.
Namun, kedatangan 32 biksu ini membuktikan hal sebaliknya.
Selama perjalanan para biksu, yang menyambut bukan hanya dari kalangan umat Budha Cirebon.
Namun banyak juga masyarakat muslim yang ikut membantu.
“Banyak warga Muslim yang menyambut. Ada yang ngasih minum dan makanan juga. Semoga tingginya toleransi ini, bisa terus terjaga dengan baik,” harapnya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia