Connect with us

Umum

Majelis Masyayikh: Pemerintah Siapkan Rp250 M Guna Biayai Beasiswa Studi Santri

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.IDMajelis Masyayikh melalui Kepala Sekretariat Waryono Abdul Ghafur mengklaim bahwa pemerintah pusat tengah menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp250 miliar guna meningkatkan mutu pendidikan pesantren dalam skema Dana Abadi Pesantren.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi UU No 18 Tahun 2019 tentang pesantren di Ponpes KHAS Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (12/10).

“Ini merupakan mandat UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang di rinci dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren,” ucap Waryono.

Insentif yang baru pertama kali di alokasikan ini, di khususkan guan pembiayaan beasiswa bagi kalangan pesantren.

Baik yang ingin studi di dalam negeri maupun di luar negeri.

Advertisement

Dana Abadi Pesantren itu bersumber dari Dana Abadi Pendidikan yang tidak boleh di gunakan untuk selain fungsi beasiswa pendidikan.

“Bahkan untuk dukungan manajemen atau dakwah pun tidak di bolehkan,” jelas pria yang juga menjabat Plt. Di rektur Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kementerian Agama (Kemenag) RI itu.

Dana Abadi Pesantren, kata Waryono, tidak lepas dari rekognisi pemerintah supaya pesantren mulai membangun standar kualitas yang universal.

“Majelis Masyayikh saat ini tengah sosialisasikan standar mutu pesantren secara luas,” ucapnya yang juga Di rjen Pendidikan Islam Kemenag RI.

Majelis Masyayikh merupakan lembaga induk penjaminan mutu pesantren beranggotakan sembilan orang dari unsur pesantren di Indonesia.

Advertisement

Anggota Majelis Masyayikh Badriyah Fayumi menilai sudah saatnya pesantren mengadaptasi standar mutu terpadu supaya kepercayaan publik tetap terjaga.

Menurutnya, di bentuknya Majelis Masyayikh bertujuan guna membangun mutu pendidikan pesantren yang selaras dengan regulasi.

“Jadi kami bukan hadir sebagai orang yang tiba-tiba memberikan penilaian, tetapi sama-sama merumuskan standar penjaminan mutunya,” papar Badriyah. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend