Connect with us

Umum

Bupati Cirebon Hibahkan Anggaran Untuk Pemenuhan Blangko e KTP

Published

on

Bupati Cirebon Imron

CIAYUMAJAKUNING.IDBupati Cirebon Imron menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat yakni e KTP.

“Alhamdulillah sekarang ada solusi untuk pemenuhan blangko KTP,” kata Imron saat ditemui di Pendopo Bupati, Senin (27/11/2023).

Imron menuturkan, mulai Oktober yang lalu pihaknya sudah mengusulkan kepada DPRD setempat untuk bisa memberikan hibah sebesar Rp 1 milyar guna pembelian blangko e KTP ke Kemendagri.

“Kita sudah anggarkan Rp 1 milyar untuk pemenuhan 98 ribu keping blangko di bulan Desember nanti,” ucapnya.

Dijelaskannya, kebutuhan blangko KTP per hari saat ini sebanyak 700 keping meliputi lima poin yakni kepindahan, kematian, pergantian status, pembuatan baru dan kehilangan.

Advertisement

Dirinya meyakini blangko KTP sebanyak 98 ribu keping itu tidak sampai akhir tahun. Oleh karena itu, tahun depan Pemkab Cirebon berencana kembali mengajukan hibah anggaran dengan nominal yang lebih besar.

“Tahun depan kami rencanakan anggarkan lebih besar untuk pemenuhan blangko KTP,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Iman Supriyadi mengatakan setelah dapatkan blangko sesuai hibah sekitar 98 ribu keping.

Secara teknis akan melalui evaluasi terlebih dahulu karena ada beberapa kecamatan yang membutuhkan blangko. Tentunya kecamatan dengan jumlah tingkat penduduk yang tinggi.

“Kecamatan yang per minggunya cukup banyak seperti Gunungjati, Sumber, Talun, Kedawung. Nanti kita berikan berapa kemampuannya per hari untuk masyarakat,” kata dia.

Advertisement

Tidak hanya itu, tinta dan filmnya juga akan dipenuhi guna menunjang pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Jadi supaya betul-betul terpenuhi kebutuhan dan yang menjadi skala prioritas kita (Disdukcapil) untuk usia 17 tahun atau pemilik KTP pemula,” ucap dia.

Langkah itu diungkapkannya, ditandai dengan perekaman-perekaman pada usia pemula.

“Bagi yang tidak masuk perekaman di kecamatan kita lakukan perekaman di sekolah-sekolah, kita sudah berjalan satu minggu nanti sampai Desember,” ujarnya.

Kemudian priortas kedua adalah bagi pemilik e KTP yang rusak atau hilang. Kemudian dilanjut bagi pemilik e KTP untuk pergantian status.

Advertisement

“Kita sudah kerjasama baik dengan PN (Pengadilan Negeri) dan PA (Pengadilan Agama). Tinggal nanti berpa sih kebutuhan yang memang disiapkan untuk kecamatan karena tiap kecamatan tidak akan sama,” ungkapnya.

Ditegaskannya, pemenuhan blangko ini harus betul-betul di penuhi. Kemungkinan sampai awal tri wulan pertama, di tahun 2024 akan diberikan hibah kembali supaya dari apa yang sudah ditargetkan bisa tercapai.

“Waktu itu kita mengajukan 2 milyar tapi kita coba dulu dengan Rp 1 miliar lalu dievaluasi. Yang sudah antri sekitar 21 ribuan orang,” terangnya.

Dari catatan yang dimilikinya kebutuhan blangko e KTP per hari 500 sampai 700 keping.

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend