Connect with us

Ekbis

Petani Majalengka Keluhkan Pupuk Langka, Pj Bupati Dedi Gelar Sidak

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Sejumlah petani di Kabupaten Majalengka mengeluh karena mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, sedangkan lahan mereka saat ini sudah memasuki masa tanam dan pemupukan tahap pertama.

Menindaklanjuti hal itu, Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kios pupuk di Pasar Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh.

Menurutnya, kelangkaan pupuk karena kuota pupuk bersubsidi di Majalengka mengalami pengurangan dari pusat.

”Saya sudah menandatangani kuota pupuk subsidi di Majalengka, untuk pupuk urea 44,7 ribu ton dan NPK 52,6 ribu ton,” terangnya, Senin (14/01).

Dedi berharap kuota tersebut bisa mencukupi pada musim tanam tahun ini.

Advertisement

Ia menambahkan kelangkaan pupuk bukan hanya terjadi di Majalengka saja tapi juga nasional.

Hal itu terjadi karena pasokan pembuatan pupuk yang di impor dari Rusia mengalami penundaan sehingga mengalami kelangkaan.

Untuk tahun 2024 petani Majalengka bisa membeli pupuk bersubsidi dengan tidak mengunakan kartu tani.

Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No.10.2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Dedi meminta kepada distributor, agen, penyalur dan kios pupuk untuk selalu melayani dengan ketentuan sehingga tidak menyulitkan para petani.

Advertisement

Ia melakukan sidak di dampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Majalengka.

“Selain itu DKPPP dengan para penyuluhnya untuk terus mensosialisasikan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani,” ujar Dedi. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend