Connect with us

Ekbis

Panen Raya Dua Kecamatan di Majalengka Hasilkan 20,1 Ribu Ton Gabah Kering

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Dua kecamatan di Kabupaten Majalengka yakni Kecamatan Leuwimunding dan Kecamatan Rajagaluh melakukan panen raya dengan menghasilkan sebanyak 20.100 ton gabah kering panen (GKP) pada awal Maret 2024.

Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi memastikan sebagian besar areal pesawahan di Majalengka melakukan panen raya hingga akhir Juni 2024.

“Terdapat sebanyak 567.081 ton produksi GKP yang menghasilkan beras kurang lebih di angka 451.000 ton,” terangnya, Sabtu (09/03).

Dedi juga memastikan jika produksi beras di Majalengka bisa mencukupi kebutuhan warga dan akan berdampak positif terhadap laju inflasi.

“Mudah-mudahan hingga akhir tahun target gabah kering di Majalengka terpenuhi sehingga laju inflasi terkendali,” imbuhnya.

Advertisement

Menurut Dedi, musim tanam di Majalengka kali ini mengalami keterlambatan akibat fenomena el nino dan cuaca ekstrem.

Beberapa pertanian di Majalengka pun sebenarnya terancam gagal panen sebab ada 647,88 hektare sawah terendam banjir.

“Padahal umur tanaman padi di lahan tersebut rata-rata sudah 45 harim” imbuhnya.

Kendati demikian, Dedi sudah menyiapkan solusi untuk mengejar ketertinggalan pola tanam itu dengan memberikan bibit unggul secara gratis kepada petani.

“Termasuk strategi lainnya berupa bantuan untuk daerah kekeringan, seperti mesin penyedot dan beberapa alat pertanian,” tuturnya.

Advertisement

Dedi berharap dengan upaya itu, sektor pertanian di Majalengka tetap produktif serta pasokan beras bagi warga stabil.

Menurutnya, banyak daerah lain cukup tergantung terhadap produksi GKP maupun beras asal Majalengka sehingga pihaknya terus memaksimalkannya.

“GKP dari Majalengka biasanya di jual ke Sumedang dan Cirebon lalu berasnya ada yang dibawa ke Pasar Induk Cipinang Jakarta dan Bandung,” ucap Dedi. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend