Connect with us

Umum

Pembangunan Breakwater di Kandanghaur Indramayu Guna Tanggulangi Banjir Rob

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.IDBanjir rob dan intrusi air laut sering melanda lahan sawah seluas 382 hektare di saluran irigasi Sumber Mas Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu yang berakibat lahan tersebut tak dapat di tanami padi karena terkena air asin.

Guna menanggulanginya, breakwater di Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur saat ini tengah di bangun.

Pembangunan breakwater itu merupakan kewenangan BBWS Citarum hasil sinergitas pemerintah daerah dengan pusat.

Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan di Kandanghaur bencana banjir dan rob mengakibatkan kerusakan pada daerah irigasi dan infrastruktur lainnya.

“Sehingga berdampak pada produksi padi,” paparnya saat kunjungan kerja ke TPI Eretan Wetan, Kandanghaur, Sabtu (21/09).

Advertisement

Selain sawah beberapa sekolah dan pemukiman warga juga tergenang jika rob datang.

Dengan pembangunan breakwater di harapkan dapat kembali meningkatkan produktivitas pertanian dan anak-anak dapat kembali bersekolah.

“Pembangunan breakwater merupakan kewenangan pusat, kami mengusulkan lalu di sampaikan oleh DPR RI ke Kementerian PUPR untuk di realisasikan,” jelas Nina.

Sejak tahun 2019 pembangunan breakwater di lakukan secara bertahap di mulai dari Pantai Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra sepanjang 150 meter.

Kemudian di Desa Eretan Kulon 1.280 meter (2021),  di Desa Eretan Kulon dan Eretan Wetan 1.400 meter (2023) dan sepanjang 380 meter (2024).

Advertisement

Anggota DPR RI Dedi Wahidi mengatakan pembangunan breakwater harus terus di lakukan karena merupakan kebutuhan warga yang terkena abrasi.

“Banyak aspirasi yang masuk dari masyarakat yang di sampaikan, ini terus kita usulkan untuk bisa di realisasikan,” katanya.

Kepala BBWS Citarum M Dian Alma’ruf berharap pelaksanaan pembangunan breakwater pada tahun 2024 ini berjalan lancar. ***

Continue Reading

Yang Lagi Trend