Connect with us

Umum

Tuan Rumah Debat Kedua Pilgub Jabar 2024, Syaikhu: Saatnya Wong Cirebon Jadi Gubernur

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.ID – Debat kedua Pilgub Jabar 2024 di gelar KPU di Hotel Patra, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon sebagai bentuk presentasi dari luas wilayah Jabar hingga ke ujung timur, Sabtu (16/11) malam.

Pilgub Jabar 2024 di ikuti empat paslon yakni Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwinatarina (no urut 1) dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja (no urut 2).

Serta Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie (nomor urut 3) dan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (nomor urut 4).

Acara yang berlangsung dalam enam segmen ini mengusung tema ‘Budaya Inovatif’ dengan subtema toleransi agama, lingkungan hidup dan inovasi.

KPU Jabar berharap melalui debat masyarakat dapat memahami program-program yang di tawarkan oleh setiap paslon.

Advertisement

Dalam debat, cagub Jabar nomor urut 3 Ahmad Syaikhu menegaskan sudah saatnya orang Cirebon memimpin sebagai Gubernur Jabar selanjutnya.

Pernyataan itu di sampaikan saat ia memaparkan visi dan program kerjanya dalam debat publik kedua Pilgub Jabar 2024.

Ia juga memperkenalkan dirinya sebagai warga Jabar yang berasal dari Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, dengan menggunakan bahasa daerah.

“Saat ini sudah saatnya orang Cirebon harus menjadi gubernur Jabar periode selanjutnya,” tutur Syaikhu dalam debat tersebut.

Dalam salah satu segmen debat kedua, Syaikhu menegaskan pentingnya edukasi dan pendampingan guna meningkatkan kualitas wisata di Jabar.

Advertisement

“Kemudian melengkapi sarana dan fasilitas yang ada sehingga kuliner-kuliner di Jabar bisa scale up atau meningkat kualitasnya,” ucapnya.

Syaikhu juga menyoroti peran Pemprov Jabar dalam membantu promosi produk kuliner lokal.

Selain itu, ia juga menyoroti tingginya angka perceraian, pentingnya menciptakan Jabar yang ‘gemah ripah repeh rapih’.

Syaikhu menerangkan prinsip ‘repeh’ (rukun) menjadi landasan utama dalam mencapai harmoni sosial.

Ia juga mengkritik keras terkait sikap sejumlah pihak yang di nilai kurang bijak dalam menghadapi isu keluarga.

Advertisement

Seperti menyarankan seorang suami menggugat cerai istrinya demi mencari pasangan baru yang lebih muda dan cantik.

“Perceraian bukanlah keputusan yang baik. Ini adalah bencana sosial yang sulit di mitigasi,” ujar Syaikhu.

Guna mengatasi masalah ini di perlukan pendekatan berbasis ilmu, agama, dan budaya.

“Tanpa ilmu bakal kalantar (terlantar), tanpa agama bakal kasasar (tersesat) dan tanpa budaya bakal kasar,” jelasnya.

Debat kedua Pilgub Jabar 2024 paslon nomor urut 3 menutupnya dengan pernyataan penuh semangat.

Advertisement

Mereka menyoroti pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama sebagai fondasi pembangunan Jabar yang harmonis.

“Tidak boleh ada paksaan dalam agama, pemimpin harus serius menciptakan suasana kondusif dan hubungan yang harmonis,” ujar cawagub Ilham Habibbie.

Cagub Syaikhu juga menutup pernyataan dengan ajakan langsung kepada masyarakat Cirebon untuk memilih paslon nomor tiga pada Pilgub Jabar 2024.

Dengan nada penuh optimisme, Syaikhu mengungkapkan harapannya agar masyarakat Cirebon mendukung perjuangannya bersama Ilham Habibie. ***

 

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend