Lifestyle
Indramayu Terima Penghargaan UHC Award 2024 dari Pemprov Jabar

CIAYUMAJAKUNING.ID – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Kabupaten Indramayu menerima penghargaan UHC Award 2024 dari Pemprov Jabar karena cakupan Universal Health Coverage (UHC) Indramayu per 1 September 2024 mencapai 99,9 persen.
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menyerahkan penghargaan kepada Pj Bupati Indramayu Dedi Taufik di halaman Gedung Sate, Bandung, Selasa (12/11).
Berdasarkan data cakupan UHC per 1 September 2024, masyarakat Indramayu yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan sebanyak 1.932.861 jiwa.
Dari jumlah tersebut tingkat keaktifan peserta sebanyak 76,58 peserta.
Pemkab Indramayu melakukan proteksi terhadap warganya dengan program UHC melalui BPJS Kesehatan dengan menganggarkan sebesar Rp88 miliar.
Pj Gubernur Jabar Bey mengatakan syarat utama pada 2045 atau tepat 100 tahun usia bangsa Indonesia adalah manusia yang sehat dan cerdas.
Bey menambahkan pemerintah pusat kini sedang memfinalkan Rencana lnduk Bidang Kesehatan (RIBK).
RIBK berfungsi sebagai haluan bersama dalam membangun kesehatan.
“RIBK jadi acuan baik pemerintah pusat dan daerah dalam merencanakan, menganggarkan dan mengimplementasikan program kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Indramayu Dedi Taufik mengatakan penghargaan ini merupakan bukti komitmen pihaknya dalam melindungi masyarakatnya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia