https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Minggu, 1 November 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dampak Larangan Study Tour: PO Bus Pariwisata di Cirebon Merugi, Puluhan Pesanan Dibatalkan

by Andika
9 Maret 2025
in Ekbis
Dampak Larangan Study Tour: PO Bus Pariwisata di Cirebon Merugi, Puluhan Pesanan Dibatalkan

CIAYUMAJAKUNING.ID – Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang melarang kegiatan study tour di sekolah-sekolah membawa dampak luas, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga sektor pariwisata. Salah satu yang terdampak signifikan adalah industri transportasi, termasuk perusahaan otobus (PO) penyedia layanan bus pariwisata.

Di Cirebon, PO Tifanha merasakan langsung efek dari kebijakan tersebut. Irfan Firmansyah, Manajer Marketing PO Tifanha, mengungkapkan bahwa sekitar 50 persen pesanan bus dari kalangan sekolah telah dibatalkan sejak aturan tersebut diberlakukan.

BacaJuga

BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

Selama Dilayani PT Railink, KAI Bandara dari Stasiun Wates Layani 948.336 Penumpang

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

“Sangat berdampak sekali pada perusahaan kami. Sedikitnya 50 persen konsumen memilih cancel. Banyak yang sudah booking, tapi mendadak batal karena larangan ini,” ujar Irfan, Minggu (9/3/2025).

Menurutnya, bulan April dan Mei biasanya menjadi momen puncak keberangkatan study tour sekolah. Namun, dengan adanya larangan ini, banyak pihak yang harus mengubah rencana perjalanan. Sebagian memilih membatalkan pesanan, sementara yang lain mengalihkan tujuan wisata mereka ke dalam kota atau provinsi.

“Kami harus mengembalikan uang konsumen yang membatalkan perjalanan. Ada juga yang mengubah tujuan dari Jawa Tengah atau Jawa Timur ke dalam provinsi saja. Tapi tetap saja, jumlahnya berkurang signifikan,” jelas Irfan.

Berdasarkan data sementara, PO Tifanha awalnya menerima 30 pesanan perjalanan untuk bulan April dan Mei. Namun, 10 di antaranya telah dibatalkan, sementara sisanya masih menunggu kejelasan atau memilih mengganti rute perjalanan.

Irfan menambahkan bahwa siklus perjalanan sekolah dalam satu tahun cukup rutin. Biasanya, setelah study tour di April-Mei, ada kunjungan industri pada bulan Oktober, dan di akhir tahun ada perjalanan liburan semester. Namun, ia belum bisa memastikan apakah kebijakan ini juga akan berdampak pada periode-periode perjalanan lainnya.

Untuk menghadapi kondisi ini, PO Tifanha kini mulai mencari pasar alternatif di luar segmen sekolah. Wisata religi dan perjalanan dinas perkantoran menjadi sasaran utama mereka agar bisnis tetap berjalan.

“Untungnya, konsumen dari kalangan perkantoran dan wisata ziarah tidak terdampak larangan ini. Kami mencoba bertahan dengan mengandalkan segmen tersebut,” kata Irfan.

Di tengah ketidakpastian ini, pengusaha transportasi berharap ada solusi yang menguntungkan semua pihak. Sementara itu, mereka terus berupaya beradaptasi agar usaha tetap berjalan di tengah tantangan kebijakan yang berubah.

Tags: BusCiayumajakuningCirebonDedi MulyadiJawa BaratStudy Tour

Related Posts

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM

31 Oktober 2026
Selama Dilayani PT Railink, KAI Bandara dari Stasiun Wates Layani 948.336 Penumpang

Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

31 Oktober 2026
Selama Dilayani PT Railink, KAI Bandara dari Stasiun Wates Layani 948.336 Penumpang

Selama Dilayani PT Railink, KAI Bandara dari Stasiun Wates Layani 948.336 Penumpang

31 Oktober 2026
Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

31 Oktober 2026
Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial

Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial

31 Oktober 2026
Pasar Kian Dinamis, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali Lipat

Pasar Kian Dinamis, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali Lipat

31 Oktober 2026

Berita Terpopuler

  • Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    Yuk, Pantau Lalu Lintas Secara Real Time via PANON Kuningan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Mandiri Taspen dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumur Tujuh Cikajayaan Pasawahan Situs Mata Air Bersejarah di Kuningan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Pembongkaran Rel Kuno Cirebon Memanas, DPRD Siapkan RDP dan Panggil Wali Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Geothermal di Kuningan, Bupati Sambangi Kementerian ESDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Izin Usaha Kawasan Wisata Arunika Kuningan Minta Diperbaiki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEB UI Kembangkan DBHCHT Untuk KTR di Kabupaten Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id