Lifestyle
Sewa iPhone Saat Lebaran, Pamer atau Kebutuhan?

CIAYUMAJAKUNING.ID – Jelang lebaran, persewaan iPhone mengalami peningkatan di bandingkan bulan-bulan lainnya. Ada berbagai motif orang melakukan persewaan seperti yang di sampaikan Dosen Sosiologi Antropologi UNS Nurhadi:
Motif petama, karena tidak percaya diri dengan realitas yang di miliki.
Kedua, merasa perlu mengabadikan momen secara lebih bagus dari tampak aslinya.
Pasalnya kamera iPhone di sebut-sebut memiliki kualitas yang lebih baik di bandingkan merek lainnya.
Motif ketiga, sewa iPhone di lakukan untuk meningkatkan portofolio.
Contoh, pedagang online yang menggunakan iPhone untuk memotret produk penjualan supaya hasilnya lebih indah.
Nurhadi menjelaskan fenomena hiperrealitas masyarakat modern di tandai dengan masyarakat yang bermain-main dengan dunia fantasi.
“Hiperrealis seperti tren sewa iPhone untuk menunjukkan status diri memiliki dampak jangka panjang,” katanya.
Secara psikologis tentu saja hal tersebut tidak elok karena bisa membuat orang sampai ke titik tidak menyukai dan mempertanyakan diri sendiri.
Selain itu, orang juga jadi menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak di butuhkan dan hanya memenuhi kebutuhan untuk mendapat pengakuan.
“Orang yang sudah kenal juga jadi mencibir karena tahu kenyataan tidak sesuai,” tutur Nurhadi.
Selain itu, lanjutnya, penjual yang mengemas produk di media sosial jauh dari aslinya akan menimbulkan ketidakpercayaan pelanggan.
Dari penjelasan di atas memperkuat bahwa mayoritas motif sewa iPhone adalah untuk sekedar pamer.
Pamer atau pamrih dalam Islam kita kenal juga dengan istilah Riya yakni melakukan atau meninggalkan suatu perbuatan hanya untuk mencapai pujian.
Dalam budaya hedonisme, Riya’ sangat menjamur sekali.
Tidak hanya persewaan iPhone, konten-konten flexing pun acapkali menghiasi layar handphone kita.
Senada dengan tujuan hidup dalam sistem sekuler kapitalis hari ini, yaitu kebahagiaan di letakkan pada tercapainya harta kekayaan melimpah.
Tak heran, siapa saja yang punya itu akan merasa bahagia kemudian ia pamerkan sebagai bentuk ingin pujian.
Padahal, kebahagiaan yang di ciptakan adalah kebahagiaan semu.
Pujian mungkin di dapatkan, tapi tidak akan memberikan ketenangan.
Lebih miris lagi, jika keinginan ini ada pada anak-anak yang masih di bawah tanggungan orang tua.
Tak sedikit kita saksikan, pemicu hardikan, ancaman, pembakaran rumah bahkan pembunuhan terhadap ortu lantaran tak di belikan gadget dan sejenisnya.
Terlebih fenomena tersebut terjadi saat lebaran.
Islam sebagai agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan, punya cara pandang yang khas untuk masalah ini.
Pertama, Islam selalu mendidik setiap hambanya untuk melakukan aktivitas semata mata hanya karena Allah.
Lebaran adalah momen hari raya yang harus menjadikan kita semakin baik dan juga sebagai ajang silaturahim yang penuh dengan kekhusyuan.
Kita perlu terus meluruskan dan menjaga niat kita, jangan sampai belok semata mata ingin pujian manusia.
Kedua, Islam melarang ummatnya untuk berperilaku boros karena temannya setan.
Islam menuntun agar melakukan pembelian/persewaan sesuai dengan kebutuhan karena apa yang kita miliki akan di pertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Ketiga, Islam sangat mendorong perkembangan Iptek karena apa pun yang di hasilkannya semata-mata untuk kian memudahkan ibadah.
Misalnya, penemuan jam untuk memudahkan waktu shalat.
Atau dalam hal ini iPhone dengan kecanggihannya memudahkan pembelajaran yang makin mendekatkan kita kepada Allah.
Keempat, Islam akan menciptakan masyarakat yang berkepribadian tinggi, suka berderma harta untuk sesama dan tak butuh akan pengakuan diri.
Tentunya hal ini perlu di masukkan dalam semua segmen dari mulai pendidikan, industri dan lainnya.
Semua ini hanya akan bisa terwujud tatkala Islam diterapkan dalam semua aspek kehidupan.
Seperti apa yang di sampaikan Ustadz Adi Hidayat saat mengisi kajian Ramadhan di pemerintahan pusat.
Yaitu Keberhasilan generasi yang di lakukan oleh Rasulullah di Madinah dengan penerapan Islam sebagai sebuah negara.
Semoga dengannya, terciptalah masyarakat dan generasi yang berkepribadian terpuji dan negara yang diberkahi.
*Oleh : Elis Irma Ratnasari
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia