CIAYUMAJAKUNING.ID – PMI Kuningan berhasil menghimpun dana sebesar 88 persen dari target Rp800 juta dalam Bulan Dana PMI 2025 yang sekaligus menandai meningkatnya semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan di tengah tantangan ekonomi.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar hadir dalam pemberian penghargaan Bulan Dana PMI yang di gelar di Aula Bank BJB Kuningan, Rabu (05/11).
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Wahyu Hidayah menjelaskan hasil pengumpulan Bulan Dana PMI 2025 mencapai Rp703.887.000.
Capaian ini menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat, ASN serta unsur pemerintah daerah dan pihak lainnya.
Meski demikian, ia menyebut masih terdapat kendala, terutama rendahnya partisipasi dari kalangan pengusaha.
Kegiatan Bulan Dana PMI 2025 di mulai sejak pencanangan oleh Bupati Kuningan pada 16 Juni 2025.
Di ikuti distribusi kupon, monitoring hingga penilaian terhadap kecamatan terbaik dalam pengumpulan dana.
Sementara itu, menurut Wakil Ketua PMI Kuningan Apang Suparman perolehan dana kali ini meningkat 40 persen di banding 2024 yang hanya mencapai Rp503 juta.
“Dana akan di gunakan untuk kegiatan kemanusiaan seperti penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan dan pembinaan generasi muda,” ungkapnya.
Apang menambahkn PMI Kuningan telah menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di delapan desa dan korban rumah ambruk di tujuh lokasi.
PMI juga telah mencatat 14.788 labu donor darah hingga September 2025 dengan kebutuhan masyarakat sebanyak 14.436 labu.
Selain itu, PMI Kuningan juga turut menggelar kegiatan sosial di antaranya pemberian penghargaan kepada pembina PMR berprestasi.
Pembagian 50 paket sembako dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 warga dan pelajar di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum.
Sementara itu, Bupati Dian mengingatkan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan sosial.
“Coba undang para pengusaha yang sukses di Kuningan untuk berkontribusi kegiatan kemanusiaan,” tegasnya.
Acara di akhiri dengan penyerahan penghargaan kepada kecamatan dan instansi terbaik dalam pengumpulan dana PMI 2025.
Berikut penerima penghargaan berdasarkan kategori:
- Kategori A (Rp16–38,7 juta): Luragung, Ciawigebang, Jalaksana
- Kategori B (Rp13,8–15,6 juta): Maleber, Garawangi
Kategori C (Rp8,8–11,9 juta): Ciwaru, Mandirancan, Cimahi, Darma - Kategori D (Rp6,5–8,4 juta): Selajambe, Karangkancana, Pancalang
Untuk tingkat instansi, lembaga vertikal penghargaan di berikan kepada Polres Kuningan, Disdikbud serta Dekopinda Kuningan. ***




