CIAYUMAJAKUNING.ID – Cuaca ekstrem baru saja menggelayuti langit Pulau Sumatera. Wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar di terpa bencana banjir dan longsor usai sebelumnya menyerang Pulau Jawa.
Menyikapi hal itu, BPBD Kabupaten Cirebon mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya.
Kalak BPBD Kabupaten Cirebon Ikin Asikin menegaskan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting menekan risiko banjir.
“Masyarakat perlu memahami apa yang harus di lakukan sebelum, saat dan setelah banjir,” terangnya.
BPBD mengimbau warga untuk melakukan langkah pencegahan sejak dini, antara lain:
- Menguras dan menutup sarang nyamuk guna menghindari DBD
- Membuat sumur resapan guna menahan limpasan air hujan
- Menyediakan karung pasir guna menghambat air saat intensitas hujan tinggi
- Meninggikan rumah atau membuat tanggul sederhana
- Membersihkan sampah di selokan dan sungai
- Mengamankan peralatan elektronik dari kemungkinan terendam air
- Menyediakan bak penyimpanan air bersih
- Menyiapkan jas hujan dan payung
Tindakan-tindakan tersebut, kata Ikin, mampu mengurangi potensi kerugian saat puncak hujan datang.
“Pencegahan adalah langkah paling murah dan paling mudah,” tegasnya.
Ketika air mulai naik, warga diminta fokus pada keselamatan:
- Matikan seluruh peralatan listrik untuk menghindari korsleting
- Amankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi
- Menampung air bersih sebelum aliran air terganggu
- Memeriksa kebocoran rumah
- Memastikan sumur resapan berfungsi dengan baik
- Mengikuti seluruh instruksi dari petugas BPBD atau aparat desa
Ikin menekankan kepatuhan warga dapat mempercepat proses evakuasi.
“Ikuti arahan demi keselamatan bersama,” katanya.
Penyakit pascabanjir seperti leptospirosis, gatal-gatal, dan diare juga kerap muncul jika kebersihan tidak di perhatikan.
BPBD mengarahkan masyarakat untuk:
- Memberantas sarang nyamuk
- Menggunakan kaporit jika sumur terkontaminasi air banjir
- Konsumsi air minum dalam kemasan atau merebus air hingga mendidih
- Memeriksa kembali instalasi listrik dan gas sebelum di pasang
- Gunakan sepatu karet dan sarung tangan saat membersihkan rumah.
- Mewaspadai tanda-tanda penyakit pascabanjir
Ia juga mengingatkan masyarakat menghubungi 112 (bebas pulsa) guna mendapatkan penanganan cepat saat darurat.
“Layanan ini tersedia 24 jam untuk membantu masyarakat,” pungkas Ikin.




