CIAYUMAJAKUNING.ID – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar menggelar rakerda I di Kota Cirebon bertema ‘Membangun Ketangguhan Usaha Melalui Kolaborasi Pariwisata’.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo yang turut hadir menilai kehadiran para nakhoda industri perhotelan dan restoran memberikan energi positif.
“Yang menegaskan peran vital sektor ini bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Edo juga menekankan ketangguhan industri perhotelan dan restoran harus berfokus dengan mengokohkan fondasi industri.
“Agar mampu bertahan bahkan bertumbuh di tengah gejolak ekonomi dan perubahan perilaku wisatawan,” tuturnya.
Ketangguhan ini, lanjut Edo, tidak bisa di capai sendirian melainkan melalui kolaborasi.
Menurutnya Kota Cirebon berpotensi besar sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).
Standar layanan hotel dan restoran perlu terus di tingkatkan supaya berdaya saing di tingkat regional.
Edo menilai PHRI berperan sentral terutama dalam peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan dan sertifikasi.
“Serta penerapan standar kebersihan, keamanan dan kesehatan (CHSE) secara ketat,” sambungnya.

Adaptasi digital juga di nilai penting karena wisatawan kini merencanakan perjalanan sepenuhnya melalui platform digital.
Hotel dan restoran harus adaptif memanfaatkan online channel guna reservasi, promosi dan mengintegrasikan sistem pembayaran digital.
“Kolaborasi pariwisata harus mencakup data sehingga pemda dapat mengambil keputusan berbasis informasi yang akurat,” jelas Edo.
Dukungan terhadap UMKM dan kuliner lokal juga tak kalah penting.
Ia menekankan supaya hotel dan restoran menjadikan produk lokal seperti batik, terasi sebagai bagian dari layanan dan souvenir.
“Setiap kamar hotel yang terisi, piring yang di sajikan di restoran harus berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Edo.
Sementara itu, Ketua PHRI Jabar Dodi Ahmad Sofiandi menilai sinergitas sangat penting/
Supaya pihaknya mampu mengambil langkah responsif terhadap kebutuhan industri.
Ia menambahkan rakerda kali ini di harapkan menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang konkret.
Khususnya untuk penguatan industri hotel dan restoran di Jawa Barat.
“Ini momentum memperkuat peran PHRI sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha di sektor pariwisata,” tutup Dodi. ***


