Kawasan Industri Sukra Dorong Perekonomian di Indramayu Barat

2 Min Read

CIAYUMAJAKUNING.ID – Lahan seluas 2.112 hektare di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu bersiap melakukan pengembangan Kawasan Industri (KI) guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Indramayu Barat.

Penetapan lahan ini mengacu pada Kesesuaian Kegiatan Penataan Ruang (KKPR) Kecamatan Sukra yang di terbitkan Pemkab Indramayu.

Berdasarkan data DPUPR Indramayu, dari total rencana 2.112 hektare, saat ini 598,41 hektare atau sekitar 28 persen telah di manfaatkan.

Sementara 1.513,64 hektare atau 72 persen lahan lainnya masih tersedia dan siap di kembangkan.

Beberapa industri telah lebih dahulu beroperasi di Kawasan Industri Sukra.

Di antaranya PLTU, PT Tesco Indomaritim, PT Mitra Korin World, PT Jasa Global Binakarya, Sumur Pertamina dan CV Plentong Prima.

Camat Sukra Sigit Widiyanto menegaskan pihaknya mendukung penuh di tetapkannya sebagai Kawasan Industri.

Menurutnya, peluang pengembangan masih sangat besar mengingat sebagian besar lahan belum di manfaatkan.

“Masih ada 72 persen lahan yang siap di gunakan untuk mendukung pengembangan Kawasan Industri di Sukra,” ucapnya, Rabu (17/12).

Sigit menyebutkan Kecamatan Sukra strategis untuk di kembangkan sebagai Kawasan Industri.

Pasalnya, letak Sukra berbatasan langsung dengan Laut Jawa dan dekat dengan Pelabuhan Patimban, Subang.

“Hal ini tentu akan mempermudah mobilisasi dan distribusi hasil produksi industri,” jelas Sigit.

Lebih lanjut, pihaknya membuka peluang seluas-luasnya bagi para investor untuk datang dan mengembangkan usahanya di Sukra.

“Tentunya sesuai dengan regulasi yang berlaku,” pungkas Sigit. ***

Share This Article