CIAYUMAJAKUNING.ID – Diskanak Kuningan menyerahkan sebanyak 100 sertifikat tanah pembudidaya ikan di Kecamatan Cimahi melalui program SEHATKAN di Balai Desa Cimulya, Kecamatan Cimahi, Selasa (30/12).
Penyerahan di lakukan dengan rincian Desa Kutamandarakan (6 sertifikat), Kutaraja (21 sertifikat), Jalatrang (43 sertifikat) dan Cibingbin (30 sertifikat).
Dalam kegiatan itu sekaligus di lakukan pula menyerahkan bantuan sektor perikanan dan peternakan oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.
Bantuan di berikan berupa kolam, benih, kandang, pakan, pendampingan hingga kepastian hukum melalui sertifikat.
“Tinggal bagaimana kita bersama-sama mengubah mindset agar benar-benar mandiri,” tuturnya.
Bupati menilai Cimahi merupakan wilayah yang berpotensi besar di sektor perikanan dan peternakan.
Dengan penguatan sarana produksi dan legalitas aset, ia optimistis kesejahteraan warga dapat meningkat signifikan.

Bupati juga menyoroti pentingnya infrastruktur sebagai urat nadi perekonomian dan berkomitmen melanjutkan perbaikan jalan di Cimahi.
Hasil perikanan dan peternakan lokal juga di dorong untuk di serap melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga bernilai tambah bagi ekonomi masyarakat desa.
“Dengan bantuan, sertifikasi lahan, permodalan dan pendampingan berkelanjutan, saya optimistis kemiskinan ekstrem bisa kita tekan secara signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kadiskanak Kuningan A Taufik Rohman menjelaskan Cimahi menjadi salah satu wilayah prioritas penanganan kemiskinan ekstrem.
Untuk lima desa yakni Cimulya, Mekarjaya, Gunungsari, Cimahi dan Margamukti masing-masing memperoleh bantuan.
Yakni berupa 8 unit kolam bundar, 4.800 ekor benih lele, 240 kg pakan, 1 unit kandang ayam baterai, 120 ekor ayam petelur dan 1.440 kg pakan ayam.
Menurut Kades Cimulya Gilar, bantuan berupa kolam lele, ayam petelur dan sertifikat tanah ini menjadi motivasi besar bagi warganya untuk bangkit.
“Memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi keluarga,” ujarnya. ***


