CIAYUMAJAKUNING.ID – Sebanyak 2.165 ekor ikan koi bernilai miliaran rupiah di tebar ke perairan Situ Cipanten di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka oleh pengusaha ikan koi Hartono Soekwanto, Minggu (11/01).
Penebaran di lakukan bersama Bupati Majalengka Eman Suherman dan artis ternama Irfan Hakim.
Ribuan ikan tersebut sepenuhnya berasal dari bantuan pengusaha ikan koi Hartono Soekwanto yang di datangkan langsung dari Jepang.
Dari 2.165 ekor ikan koi, sebanyak 2.000 ekor merupakan koi standar bernilai sekitar Rp1 juta per ekor.
Sementara 165 ekor lainnya merupakan koi premium dengan kisaran harga Rp100 juta hingga Rp350 juta per ekor.
“Secara ekosistem, Situ Cipanten sangat ideal, bersih, alami dan tidak tercemar,” ujar Hartono.
Bupati Eman menyebut fenomena penebaran koi di wilayahnya tidak pernah dan jarang terjadi.
“Ini akan mempercantik sekaligus memperkuat posisi Situ Cipanten sebagai destinasi wisata unggulan,” katanya.
Menurut Eman langkah hibah ribuan ikan koi tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisata ke Situ Cipanten.
“Bayangkan kalau satu ikan koi rata-rata Rp1 juta, totalnya bisa mencapai Rp2 miliar. Bahkan yang besar tadi nilainya di atas Rp15 juta per ekor,” ujarnya.
Eman menilai keberadaan ikan koi yang bernilai tinggi di yakini mampu meningkatkan daya tarik wisata dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar.
“Kami melihat potensi mata air alami di Majalengka cukup banyak, tak menutup kemungkinan akan lahir ‘Cipanten kedua’,” ujarnya.
Sementara itu, Irfan Hakim mengingatkan kehadiran ikan koi bernilai tinggi harus dibarengi komitmen menjaga ekosistem.
“Ikan Koi ini dikembalikan ke alam, ke sumber mata air yang murni. Kalau lingkungannya tidak dijaga, keindahan ini tidak akan bertahan lama,” ujarnya.
Ia berharap Situ Cipanten menjadi contoh bahwa pariwisata berbasis alam dapat berjalan seiring dengan konservasi. ***



