CIAYUMAJAKUNING.ID – OJK Cirebon membahas penguatan pengawasan BUMD saat raker bersama Komisi II DPRD Kota Cirebon yang di pimpin oleh Ketua Komisi II M Handarujati Kalamullah (Andru), Rabu (04/02).
Andru mengatakan forum ini guna memperoleh informasi dan pemahaman menyeluruh terkait kondisi terkini BUMD.
“Serta langkah-langkah strategis ke depan,” sambungnya.
DPRD menekankan pentingnya keterbukaan informasi, kepastian regulasi dan sinergisitas dalam menjaga stabilitas sektor keuangan daerah.
Andru menambahkan pihaknya juga menilai perlunya kehati-hatian dalam pengambilan kebijakan.
Supaya seluruh proses berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sehingga DPRD membutuhkan data dan informasi yang komprehensif sebagai dasar dalam pembahasan lanjutan bersama Pemkot Cirebon.
Pihaknya juga ingin mendapatkan gambaran yang utuh terkait kondisi saat ini.
“Sehingga kebijakan yang di ambil nantinya tepat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Andru.
Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menjelaskan OJK juga berperan dalam edukasi, literasi dan pelindungan konsumen.
“Serta dukungan terhadap pengembangan ekonomi daerah,” sambungnya.
Agus juga mengapresiasi langkah DPRD yang mendorong upaya pencegahan praktik keuangan ilegal.
“OJK terbuka untuk terus bersinergi, baik melalui sosialisasi, edukasi, maupun pendampingan,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio menegaskan pentingnya kejelasan dan kepastian arah kebijakan.
Supaya tidak menimbulkan beban berkepanjangan dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.
“Kami berharap dalam waktu dekat ada kepastian yang jelas sehingga langkah ke depan bisa di ambil secara tepat, efektif dan bertanggung jawab,” ungkapnya. ***



