spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
More

    Upaya Guru SD Kabupaten Cirebon Dorong Budaya Literasi Siswa

    CIAYUMAJAKUNING.IDDisdik Kabupaten Cirebon bersama INOVASI menggelar Teaching at the Right Level (TaRL) untuk Kemampuan Membaca bagi guru SD di Hotel Batiqa Cirebon, Kamis (12/02).

    Pada Kegiatan tersebut juga di laksanakan Lokakarya Praktik Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi.

    Lokakarya di ikuti oleh 24 peserta yang berasal dari perwakilan guru kelas 1, 2, 3 dan Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG).

    Mereka berasal dari enam kecamatan yakni Astanajapura, Gegesik, Losari, Pabedilan, Panguragan dan Mundu.

    Kegiatan itu merujuk dari hasil asesmen kemampuan membaca siswa di enam kecamatan.

    Dari hasil asesmen menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan dalam satu kelas.

    Kondisi itu menuntut guru untuk mampu merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif tiap siswa.

    Melalui pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi, guru di dorong menyesuaikan strategi, proses dan asesmen karakteristik tiap siswa.

    Degnan menyesuaikan tingkat kemampuan aktual siswa, termasuk memberi dukungan di luar jam pembelajaran reguler.

    Koordinator Pengawas Sekolah Disdik Kabupaten Cirebon Nano Sutarno menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat kapasitas guru.

    Pihaknya memandang kemitraan ini ini sebagai langkah krusial meningkatkan kompetensi guru.

    “Sekaligus menguatkan ekosistem pendidikan di Kabupaten Cirebon,” sambung Nano.

    Ia berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan di sekolah dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa.

    Lokakarya di rancang secara aplikatif dan berbasis praktik dengan melakukan analisis dan revisi RPP.

    Karno, guru SDN 2 Panggangsari, Kecamatan Losari berharap supaya pelatihan ini memberikan dampak nyata di sekolah.

    Ia berharap pelatihan atau workshop seperti ini terus di lakukan guna meningkatkan kompetensi guru.

    “Khususnya dalam membekali kapasitas guru meningkatkan kemampuan membaca murid,” ujar Karno.

    Sebagai tindak lanjut, tiap KKG menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk mendiseminasikan praktik.

    Baik di tingkat kecamatan dan menyusun mekanisme pencatatan peningkatan kemampuan membaca siswa secara berkala.

    Langkah ini di harapkan dapat memastikan pendampingan belajar di lakukan secara berkelanjutan.

    Melalui lokakarya ini, para guru kian percaya diri dan terampil dalam meningkatkan keterampilan dasar membaca siswa. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories