CIAYUMAJAKUNING.ID – Pemenang Putri Remaja Duta Pendidikan Jawa Barat 2026 asal Kabupaten Indramayu Marsya Azani Zaenuni’am menawarkan program advokasi inovatif bernama “TAMASYA” (Bercerita Bersama Marsya).
Melalui ‘Tamasya’, ia berkomitmen menjadi motor penggerak bagi generasi muda dalam menggapai cita-cita.
Sejak usia 3,5 tahun, Marsya telah mengasah mental dan bakatnya di dunia kompetisi entertainment.
Pengalaman panjang inilah yang ia tuangkan dalam program ‘Tamasya’.
Sebuah inisiatif strategis guna membekali remaja dengan keterampilan hidup (life skills) dan kepercayaan diri.
Program ‘Tamasya’ merupakan sebuah metode mendongeng antar-remaja yang di rancang sebagai sarana edukasi yang menyenangkan.
Fokus utama program ini mencakup pengembangan bakat guna mengajak remaja mengenali serta mengasah potensi diri.
Serta sosialisasi dan pendampingan terkait isu kesehatan mental (mental health) yang marak terjadi di kalangan generasi muda.
Selain itu, ia juga memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok guna menyebarkan konten inspiratif dan pesan positif.
Marsya bertekad untuk membuktikan jika advokasi adalah bukti nyata dari perjalanan hidupnya.
Dalam sebuah kesempatan wawancara, ia berpesan kepada seluruh pemuda Jawa Barat, khususnya di Indramayu.
“Hilangkan gengsi, tunjukan sebuah aksi, untuk remaja Jawa Barat berprestasi,” ungkapnya, Senin (16/02).
Melalui ‘Tamasya’, Marsya ingin setiap remaja memiliki kepercayaan diri dan kesehatan mental yang baik.
“Untuk memberi warna bagi kehidupannya sendiri,” sambungnya.
Saat ini, Marsya tengah fokus pada pemberdayaan pemuda dan literasi pendidikan melalui aksi nyata di media sosial dan komunitas. ***



