CIAYUMAJAKUNING.ID – Wali Kota Cirebon Effendi Edo bersama BBWS Cimancis meninjau jembatan dan akses jalan di Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti yang mengalami kerusakan, Selasa (24/02).
Dalam peninjauan, ia menyampaikan proses pengerjaan fisik akan segera di mulai dalam waktu dekat.
“Saya bersama Kapolres dan Kepala BBWS meninjau jembatan di Lebakngok yang memang sudah terkikis air,” ucap Edo.
Pihaknya menargetkan dalam beberapa minggu ke depan, jalan tersebut sudah normal kembali.
Meski begitu, ia mengakui adanya hambatan bagi kendaraan roda empat untuk sementara waktu.
Hal ini di sebabkan oleh kondisi tanah dan struktur jalan yang belum stabil sepenuhnya.
Edo memastikan rekayasa teknis sedang di siapkan agar akses bagi kendaraan besar bisa kembali melintas.
“Untuk saat ini kendaraan roda dua masih bisa lewat, tapi roda empat sementara belum bisa,” tuturnya.
“Nanti akan di buatkan pemecah arus sekitar 50 meter dari jembatan untuk mengurangi tekanan air ke dinding jalan,” tambah Edo.
Sementara itu, Kepala BBWS Dwi Agus Kuncoro menjelaskan langkah pertama yang akan di ambil adalah normalisasi alur sungai.
Menurutnya, kondisi arus yang pecah-pecah saat ini menjadi penyebab utama hantaman air langsung ke tebing sungai dan kaki jembatan.
“Kami luruskan dulu alurnya dan buat tanggul darurat. Tujuannya agar jika terjadi banjir lagi,” jelas Dwi.
Ia juga menyoroti kondisi geologi di wilayah tersebut yang di dominasi oleh tanah batu lempung.
Karakteristik tanah jenis ini memang gampang erosi oleh arus air sehingga memerlukan perlindungan ekstra pada pilar jembatan.
BBWS merencanakan penggunaan teknik riprap atau penataan batu alam untuk membentengi kaki jembatan.
“Normalisasi sungai ini kita targetkan selesai dalam dua bulan. Setelah itu, baru kita perkuat pilar-pilar jembatannya,” jelas Dwi. ***



