CIAYUMAJAKUNING.ID: Menyambut momentum Ramadhan dan Idul Fitri 2026, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan ketersediaan BBM dan LPG bagi masyarakat tetap aman.
Kepastian tersebut disampaikan dalam sosialisasi kesiapan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Diperkirakan sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada tahun ini. Mayoritas pemudik menggunakan kendaraan pribadi sehingga kebutuhan BBM diproyeksikan meningkat, terutama di jalur-jalur utama.
Wilayah Cirebon menjadi salah satu daerah strategis karena merupakan jalur penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jalur Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) diperkirakan mengalami lonjakan volume kendaraan yang cukup signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Berdasarkan proyeksi, jumlah kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipali diperkirakan meningkat drastis dari sekitar 700 ribu kendaraan pada kondisi normal menjadi sekitar 3,6 juta kendaraan selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Pertamina memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada dua periode, yakni 14–15 Maret 2026 dan 18–20 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi tersebut, Pertamina telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung. Di wilayah Sales Area Cirebon, terdapat 109 SPBU siaga yang akan beroperasi selama 24 jam guna melayani kebutuhan BBM masyarakat dan para pemudik.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan 10 unit mobil tangki standby yang siap mendistribusikan BBM ke SPBU apabila terjadi lonjakan permintaan secara signifikan.
Pasokan energi untuk wilayah Ciayumajakuning sendiri berasal dari beberapa terminal utama, yakni Integrated Terminal Balongan dan Terminal BBM Cikampek.
Sales Branch Manager Cirebon I Fuel PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Cirebon, Novan Reza Pahlevi, memastikan distribusi energi selama Ramadhan hingga Idul Fitri akan berjalan lancar.
“Kami memastikan distribusi BBM dan LPG di wilayah Ciayumajakuning berjalan dengan baik. Pasokan dari Balongan dan Cikampek terus dipantau agar kebutuhan masyarakat selama mudik Lebaran tetap terpenuhi,” ujarnya.
Selain BBM, Pertamina memproyeksikan adanya peningkatan konsumsi LPG selama periode Satgas RAFI. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tambahan pasokan LPG telah disiapkan agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Pertamina juga menghadirkan sejumlah fasilitas tambahan bagi para pemudik, seperti mini Serambi MyPertamina di Kabupaten Kuningan serta mikro Serambi MyPertamina di Kabupaten Cirebon yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat.
Untuk memperkuat layanan energi selama arus mudik, Pertamina juga menyiapkan layanan Modular di sejumlah titik strategis jalur tol. Fasilitas ini tersedia di:
Layanan modular tersebut beroperasi di lokasi non-SPBU guna memastikan distribusi BBM tetap lancar selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas terkait ketersediaan energi.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya mengenai ketersediaan BBM dan LPG. Pertamina bersama pemerintah terus memastikan stok energi tetap aman dan penyaluran berjalan lancar,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Pertamina memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan, merayakan Idul Fitri, serta melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM maupun LPG.



