CIAYUMAJAKUNING.ID – Selama libur Lebaran 2026 dalam rentang waktu dari tanggal 13-25 Maret, ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi di Kabupaten Cirebon.
Data dari Disbudpar Kabupaten Cirebon mencatat total 11.510 kunjungan wisatawan selama periode tersebut.
Angka ini di dominasi wisatawan domestik sebanyak 11.492 orang sementara wisatawan mancanegara tercatat hanya 18 orang.
Kadisbudpar Kabupaten Cirebon Fajar Sutrisno mengatakan lonjakan ini sebagai sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata.
“Ini menunjukkan bahwa wisata lokal tetap menjadi pilihan utama masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya, Senin (30/03).
Salah satu magnet utama yang tak pernah kehilangan daya tarik adalah kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati.
Setiap musim Lebaran, lokasi ini selalu di padati peziarah dari berbagai daerah.
Beragam pilihan destinasi juga hadir mulai dari kolam renang, wisata alam hingga wisata buatan.
Kondisi ini membuat arus kunjungan tidak terpusat di satu titik, melainkan merata.
Obyek wisata kolam renang Cikomboy yang menjadi destinasi paling ramai selama libur Lebaran dengan total 4.639 pengunjung.
Geliat ekonomi lokal pun ikut terdongkrak dengan berbagai pusat kuliner di sekitar destinasi wisata.
Hal tersebut menghadirkan peluang bagi pelaku UKM untuk meraup keuntungan lebih.
Tingkat hunian hotel juga menunjukkan tren menggembirakan.
Pada periode puncak libur, yakni 21 hingga 24 Maret, okupansi hotel di Cirebon berkisar antara 45-100 persen.
Saat ini, Kabupaten Cirebon memiliki 41 obyek wisata aktif, 16 di antaranya masuk kategori unggulan.
Fajar optimistis tren positif ini tidak hanya bersifat musiman dan berharap momentum libur Lebaran dapat menjadi titik balik kebangkitan sektor pariwisata.
“Harapannya, kunjungan wisata ini bisa terus berlanjut tidak hanya saat libur panjang, tetapi juga di hari-hari biasa,” katanya. ***



