CIAYUMAJAKUNING.ID – Menyusul adanya aksi masyarakat yang menyerahkan koin secara simbolis di Pendopo Indramayu beberapa waktu, akhirnya Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan sikap.
Ia menegaskan Pemkab Indramayu berkomitmen membuka ruang dialog guna mencari solusi pascaaksi demonstrasi.
Menurut Bupati Lucky, pemda tidak pernah meminta uang ganti rugi atas kerusakan fasilitas umum.
Pihaknya menegaskan bentuk tanggung jawab yang di harapkan adalah perbaikan langsung terhadap fasilitas umum (fasum) yang rusak.
Lucky pun menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah.
Sejak awal, pihaknya telah membuka ruang audiensi dan mengundang perwakilan masyarakat guna berdiskusi di Pendopo Indramayu.
Sebelumnya, terjadi aksi demonstrasi Kamis (02/04) di Alun-alun Indramayu yang di fasilitasi oleh pemda.
“Kami sudah membuka ruang komunikasi, bahkan tanpa prosedur yang berbelit,” tutur Bupati.
Bahkan pemerintah siap berdialog kapan saja, termasuk di luar jam kerja.
Namun, pihak pemkab menyayangkan adanya kerusakan fasilitas umum yang merupakan aset bersama masyarakat.
“Namun, kami berharap penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara baik dan tidak merusak fasilitas umum,” jelas Lucky.
Bupati Lucky pun menjelaskan jika program revitalisasi tambak merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat.
Sementara itu, Sekda Indramayu Aep Surahman mengapresiasi kepedulian masyarakat.
Namun ia kembali menegaskan, pihaknya tidak dapat menerima uang dalam bentuk apa pun.
Aep berharap adanya perbaikan fasilitas sebagai bentuk tanggung jawab bersama. ***



