CIAYUMAJAKUNING.ID – Kepala Desa (Kuwu) Krasak Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu Khairul Isma Arif memperoleh piagam penghargaan pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Sabtu (02/05).
Mewakili Bupati, oleh Asda Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu Asep Abdul Mukti ia di ganjar sebagai ‘Inisiator Peduli Pendidikan’.
Di bawah kepemimpinan Kuwu Arif, Desa Krasak berhasil meningkatkan kualitas SDM melalui program inovatif bertajuk ‘Reang Belajar’.
Inovasi ini lahir sebagai respons terhadap isu Anak Tidak Sekolah (ATS), juga pemberantasan buta huruf.
Melalui program ini, ia berperan langsung sebagai ‘orang tua asuh’ bagi warganya yang putus sekolah dan yang belum bisa baca tulis.
Hasilnya, dalam kurun waktu satu tahun, angka ATS di Indramayu berhasil di tekan hingga 1.200 anak, dan Desa Krasak sebagai kontributor utamanya.
Kadisdikbud Indramayu Caridin mengapresiasi Pemdes Krasak atas kontribusinya dalam mendukung program prioritas bupati.
“Semoga langkah Pemdes Krasak dapat di getoktularkan desa-desa lainnya menjadi percontohan, ” harapnya.
Caridin mengakui, angka rata-rata lama sekolah di Indramayu masih rendah.
Karena itu, pihaknya terus berusaha supaya SDM Indramayu meningkat sehingga IPM bidang Pendidikan pun terdongkrak.
Sementara itu, menurut Kuwu Arif program ‘Reang Belajar’ adalah salah satu upaya memberikan harapan bagi anak yang putus sekolah supaya tetap bersekolah.
Ia tak menyangka langkahnya di apresiasi banyak pihak.
Padahal ide awalnya sederhana, yakni jangan sampai ada anak yang tidak sekolah di desanya.
“Penghargaan ini kami berikan untuk masyarakat Desa Krasak, semoga ke depannya desa kami dapat lebih baik lagi,” katanya.
Dukungan juga datang dari Camat Jatibarang Mardono, Sekda dan DPMD Indramayu.
Mereka berharap supaya keberhasilan Desa Krasak dapat menjadi role model bagi desa lainnya. ***



