CIAYUMAJAKUNING.ID: Antusiasme masyarakat terhadap Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung Tahun 2026 terus meningkat.
Hingga data cut off pada 31 Mei 2026 pukul 12.00 WIB, jumlah pendaftar telah mencapai 38.458 calon murid, setara 210,53% dari total kuota yang tersedia sebanyak 18.267 kursi. Artinya, jumlah pendaftar SPMB Sekolah Maung saat ini dua kali lipat melampaui kapasitas yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Dari total kuota tersebut, sebanyak 10.400 kursi tersedia untuk jenjang SMA dan 7.867 kursi (SMK). Sedangkan jumlah pendaftar pada jenjang SMA mencapai 24.827 orang dan SMK (13.631).
Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I – XIII, sebanyak 24.750 pendaftar telah terverifikasi, dengan persentase verifikasi mencapai 65,42%.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto menyampaikan, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah-sekolah negeri, khususnya Sekolah Maung.
“Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi ini menjadi indikator bahwa akses dan kualitas pendidikan di Jawa Barat semakin dipercaya. Kami mengapresiasi seluruh calon murid, orang tua, dan satuan pendidikan yang telah mengikuti proses SPMB dengan tertib sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
Kadisdik menegaskan, seluruh tahapan SPMB akan dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama.
“Kami terus mengawal proses seleksi agar berjalan adil dan transparan. Sistem yang digunakan telah dirancang untuk menjamin proses penerimaan berlangsung sesuai aturan serta mengedepankan prinsip pemerataan akses pendidikan,” katanya.
Dalam proses verifikasi pendaftaran, sejumlah sekolah mencatat capaian verifikasi tertinggi. Posisi pertama ditempati SMAN 1 Parigi, Kab. Pangandaran dengan tingkat verifikasi mencapai 97,45%. Disusul SMAN 1 Pelabuhanratu, Kab. Sukabumi sebesar 96,46%, SMAN 1 Ciamis (94,78%), dan SMAN 1 Banjar (92,43%), serta SMKN 1 Katapang, Kab. Bandung yang mencapai 91,99%.
Kadisdik pun mengimbau calon peserta didik dan orang tua untuk terus memantau perkembangan proses verifikasi serta mempertimbangkan berbagai pilihan sekolah yang tersedia.
“Jawa Barat memiliki banyak sekolah negeri berkualitas yang tersebar di berbagai daerah. Kami berharap masyarakat dapat memilih sekolah sesuai minat, bakat, dan potensi peserta didik sehingga proses pendidikan dapat berjalan optimal,” pungkasnya.



