https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 20 Juli 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Sekolah di Pesisir Kabupaten Cirebon Terdampak Perubahan Iklim

by Sudastika
13 Juni 2026
in Lifestyle, Umum
Sekolah di Pesisir Kabupaten Cirebon Terdampak Perubahan Iklim

CIAYUMAJAKUNING.ID – Kemitraan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia dan pendidikan Australia–Indonesia menggelar pertemuan refleksi di Hotel Patra Cirebon, Rabu (04/06).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Bapperida Kabupaten Cirebon.

BacaJuga

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

Sekda Herman: 424 Pejabat Pemprov Jabar Turun Langsung ke Sekolah pada MPLS

Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

Pertemuan membahas berbagai tantangan yang di hadapi sekolah pesisir akibat perubahan iklim sekaligus mencari solusi berbasis riset guna mengatasinya.

Pasalnya, perubahan iklim mulai memberikan dampak nyata terhadap sektor pendidikan di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah kondisi SDN Ambulu 3 di Kecamatan Losari.

Sekolah yang berada di kawasan pesisir itu menghadapi dampak banjir rob dan cuaca ekstrem.

Di tambah dengan ketidakpastian penghasilan keluarga nelayan sehingga berpengaruh terhadap kehadiran dan konsentrasi belajar siswa.

Peneliti UPI, Dr Irena, menjelaskan dampak perubahan iklim saat ini tidak hanya menyentuh aspek lingkungan.

“Situasi di SDN Ambulu 3 menunjukkan bahwa dampak iklim sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan pendidikan,” ujarnya.

Kabid Riset dan Inovasi Bapperida Kabupaten Cirebon Eva Musyaerofah menambahkan persoalan tersebut memerlukan penanganan lintas sektor.

“Kami mendorong kebijakan berbasis data terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak nelayan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Ambulu 3 Syaotun, mengungkapkan sekolahnya menghadapi berbagai tantangan di wilayah pesisir.

Selain infrastruktur yang terdampak banjir rob, tingkat kehadiran siswa juga kerap menurun ketika cuaca memburuk.

“Kami berharap ada solusi yang lebih terencana dan berkelanjutan,” ucapnya.

Dalam forum diskusi, para peserta mengusulkan sejumlah langkah strategis di antaranya penyesuaian kalender akademik di wilayah terdampak.

Serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan penguatan materi perubahan iklim dalam proses pembelajaran. ***

Tags: CiayumajakuningheadlineKabupaten CirebonPendidikanPerubahan Iklim

Related Posts

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

Bupati Indramayu Jenguk Korban Lakalantas di Jalur Pantura Lohbener 

20 Juli 2026
Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

Hak Penyandang Disabilitas Diminta Tersedia di Ruang Publik di Kota Cirebon

18 Juli 2026

Sekda Herman: 424 Pejabat Pemprov Jabar Turun Langsung ke Sekolah pada MPLS

15 Juli 2026

Bacakan Amanat KDM, Dedi Supandi Tekankan MPLS Bukan Sekadar Hari Pertama Sekolah

15 Juli 2026
DLH Kabupaten Cirebon Tutup TPS Liar di Jagapura Wetan Gegesik

TPS Gempol Cirebon Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah

14 Juli 2026

DPRD Jawa Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 Menjadi Perda

14 Juli 2026

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id