CIIAYUMAJAKUNING.ID: Resort Desa Alamanis Cirebon bersama Forum Pembauran Kebangsaan menggelar kompetisi tari tradisional bertajuk Palagan Festival.
Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Desa Alamanis dengan tujuan mengangkat dan melestarikan seni budaya nusantara.
General Manager Desa Alamanis Cirebon, Ni Made Sudiasih, menyatakan bahwa Palagan Festival 2026 ini terbuka untuk umum dan mencakup cakupan wilayah yang luas.
Pihaknya mengundang peserta tidak hanya dari Cirebon, tetapi juga dari Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
“Tujuannya adalah untuk menaikkan nilai seni dan budaya. Kami mengajak generasi muda untuk mempresentasikan seni budaya wilayah masing-masing. Kompetisi ini terbagi menjadi beberapa kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa,” ujar Ni Made Sudiasih.
Panitia menetapkan batas akhir pendaftaran sekaligus pengambilan nomor urut tampil pada tanggal 8 September, yang bertepatan dengan hari ulang tahun Desa Alamanis. Penjadwalan penampilan peserta akan disesuaikan dengan slot pendaftaran yang ada.
Untuk kepesertaan, panitia menargetkan minimal 40 kelompok, di mana setiap kelompok maksimal terdiri dari 5 orang. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp250.000 per kelompok.
Pihak penyelenggara telah menyiapkan hadiah bagi Juara 1, 2, 3, dan Harapan 1 berupa uang tunai, sertifikat, dan voucher menginap gratis di Desa Alamanis. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada malam perayaan Tahun Baru.
Sementara itu, perwakilan panitia Palagan Festival, Taufik, menjelaskan bahwa peserta diberikan kebebasan dalam memilih genre tarian tradisional yang akan ditampilkan.
“Kriterianya bebas, karena kita mencari yang terbaik untuk kompetisi ini. Peserta bisa membawakan Tari Topeng, tarian Sunda, Jawa, maupun Bali. Nanti peserta yang masuk grand final adalah yang terbaik dan akan disebut sebagai geng-nya palagan,” jelas Taufik.
Penilaian dalam kompetisi ini akan melibatkan dewan juri profesional, di antaranya dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI).
Taufik menambahkan, melalui acara ini, Desa Alamanis berfungsi sebagai fasilitator yang memberikan panggung bagi para penari untuk tampil di dalam hotel berkonsep pedesaan tersebut.








