https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Senin, 14 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Umum

OJK Dorong Ekonomi Warga Desa Jagara Tumbuh dari Potensi Lokal

by Noer Panji
31 Agustus 2026
in Umum

Penandatanganan Desa Jagara menjadi salah satu desa EKI binaan OJK. (Ist)

CIAYUMAJAKUNING.ID: Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, kini memiliki pijakan baru mengembangkan potensi ekonominya. Desa yang menjadi salah satu penyangga kawasan wisata Waduk Darma tersebut resmi ditetapkan sebagai Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (Desa EKI).

Penetapan ini dilakukan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, pemerintah desa, BUMDes, pelaku UMKM dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

BacaJuga

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Alokasi Perbaikan Jalan

Polres Majalengka Musnahkan 5.190 Botol Miras Hasil Penertiban

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Peresmian Desa EKI Jagara berlangsung dalam rangkaian BUMDes Festival Jawa Barat 2026, yang digelar pada 29-30 Agustus 2026.

Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Desa Ekosistem Keuangan Inklusif oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dan Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib.

Prosesi tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Kepala Desa Jagara Umar Hidayat, unsur Forkopimda, perangkat daerah, industri jasa keuangan, BUMDes, pelaku UMKM, tokoh masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menegaskan, Desa EKI tidak hanya ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Lebih dari itu, program tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem yang membuat masyarakat mampu memahami, memilih dan menggunakan layanan keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

“Desa EKI bukan sekadar membuka akses keuangan. Yang kita bangun adalah ekosistem, bagaimana masyarakat memiliki literasi yang baik, mendapatkan akses terhadap layanan keuangan yang sesuai dan mampu memanfaatkannya untuk kegiatan ekonomi produktif,” ujar Agus.

Menurut Agus, Desa Jagara memiliki modal ekonomi yang cukup kuat untuk dikembangkan. Aktivitas wisata di sekitar Waduk Darma, keberadaan BUMDes, UMKM serta berbagai usaha masyarakat menjadi potensi yang dapat diperkuat melalui ekosistem keuangan inklusif.

“Di Jagara sudah ada potensi wisata, BUMDes, UMKM dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini yang kemudian kita perkuat dengan ekosistem keuangan, sehingga potensi yang sudah ada dapat berkembang lebih optimal,” katanya.

Melalui Desa EKI, masyarakat akan didorong meningkatkan literasi keuangan sekaligus mendapatkan akses terhadap layanan jasa keuangan formal.

Salah satu pendekatannya dilakukan melalui edukasi dan product matching, yakni mempertemukan kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha dengan produk dan layanan keuangan yang sesuai.

Bagi pelaku usaha, akses tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan transaksi, tabungan maupun pembiayaan. Sementara bagi masyarakat, literasi keuangan diharapkan membantu mereka mengelola pendapatan, merencanakan kebutuhan serta mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.

Letak Desa Jagara yang berdekatan dengan Waduk Darma menjadi salah satu alasan penting pengembangan ekosistem ekonomi desa.

Aktivitas wisata membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam rantai ekonomi, mulai dari kuliner, perdagangan, jasa hingga berbagai usaha berbasis UMKM.

Keberadaan BUMDes juga menjadi bagian penting dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Namun, pertumbuhan aktivitas ekonomi tersebut perlu diikuti kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan. Dengan demikian, peningkatan pendapatan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi penetapan Desa Jagara sebagai Desa EKI. Menurutnya, desa memiliki potensi besar yang harus dikelola dan dikembangkan agar menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

“Potensi desa sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut kita kelola, kita kemas dan kita kembangkan sehingga memberikan nilai tambah dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Dian.

Ia menilai posisi Jagara sebagai desa penyangga Waduk Darma memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi yang muncul dari aktivitas pariwisata.

Dian menegaskan, pengembangan Desa Jagara membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah desa dan pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan lembaga keuangan, BUMDes, pelaku usaha dan masyarakat.

“Kita hebat bukan karena menjadi Superman, tetapi karena mampu bersinergi menjadi Superteam,” kata Dian.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, OJK, Bank Indonesia, BUMDes, industri jasa keuangan dan masyarakat dapat membuat desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan.

“Ketika pemerintah, OJK, Bank Indonesia, BUMDes, industri jasa keuangan, dan masyarakat bergerak dalam satu visi, maka desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi kekuatan utama pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menilai keberadaan desa penyangga memiliki posisi penting dalam memastikan geliat pariwisata memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut Herman, keberhasilan pariwisata tidak cukup hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang. Yang tidak kalah penting adalah seberapa besar aktivitas tersebut mampu menciptakan nilai ekonomi yang tinggal dan dirasakan masyarakat desa.

“Pariwisata bukan hanya bagaimana orang datang, tetapi bagaimana ketika orang datang ada nilai ekonomi yang tinggal di desa dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat perlu diberi ruang untuk menjadi bagian dari rantai ekonomi pariwisata, sekaligus mendapatkan peningkatan kapasitas agar mampu mengelola peluang usaha yang muncul.

Herman juga mengingatkan pentingnya kemampuan masyarakat mengelola pendapatan.

“Pendapatan perlu ditingkatkan, tetapi pengeluaran juga harus dikelola. Karena itu, literasi keuangan menjadi penting agar peningkatan pendapatan benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Peresmian Desa EKI Jagara berlangsung bertepatan dengan BUMDes Festival Jawa Barat 2026. Festival tersebut menjadi ruang bagi BUMDes dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Beragam produk lokal ditampilkan dalam kegiatan tersebut, termasuk kuliner masyarakat melalui program “Ngecrok Tutut Sajagat Sajedingna”.

Kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan bahwa potensi ekonomi desa tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi juga dapat tumbuh dari kreativitas dan kemampuan masyarakat mengolah sumber daya lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Bagi Desa Jagara, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat aktivitas ekonomi yang sudah berjalan.

Dengan dukungan akses pasar, peningkatan kapasitas usaha serta pengelolaan keuangan yang lebih baik, BUMDes dan UMKM diharapkan mampu berkembang sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

OJK Cirebon bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Desa Jagara, BUMDes, industri jasa keuangan, pelaku UMKM dan masyarakat selanjutnya akan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem keuangan di desa tersebut.

Penguatan Desa EKI Jagara akan diarahkan pada peningkatan literasi keuangan, perluasan akses terhadap layanan jasa keuangan formal serta pemanfaatan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan begitu, penetapan Desa Jagara sebagai Desa EKI bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi langkah awal untuk memperkuat potensi ekonomi yang telah tumbuh.

Harapannya, aktivitas wisata, BUMDes, UMKM dan usaha masyarakat dapat berkembang lebih produktif, sementara masyarakat semakin cakap mengelola keuangan.

Pada akhirnya, Desa EKI Jagara diharapkan mampu menjadi ekosistem ekonomi desa yang kuat, dengan masyarakat sebagai aktor utama dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan.

Tags: Desa JagaraheadlineKabupaten KuninganOJK CirebonWisata Kuningan

Related Posts

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

14 September 2026
Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Alokasi Perbaikan Jalan

12 September 2026
160 Warga Kuningan Terima ATENSI Sekolah Rakyat

Polres Majalengka Musnahkan 5.190 Botol Miras Hasil Penertiban

12 September 2026
Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

Kolong Jembatan Pasopati Harus Bersih, Sekda Herman Dorong Penanganan Sampah dari Hulu

12 September 2026
Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

Investigasi Inspektorat Belum Ungkap Titik Terang, KDM Bakal Turun Langsung ke Sumedang

11 September 2026
KDM Sebut WFH di Pemprov Jabar Berjalan Efektif

KDM Imbau Bobotoh Tak Berangkat ke Jakarta

11 September 2026

Berita Terpopuler

  • anik arnika mabok ngeslot

    Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Purnabakti, 246 ASN Pemkab Cirebon Diberi Pembekalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id