CIAYUMAJAKUNING.ID – Selama ini Terasering Panyaweuyan di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka di kenal dengan obyek wisata yang menawarkan panorama alam yang indah.
Namun lebih dari itu, obyek wisata alam Panyaweuyan juga merupakan sentra petani bawang merah.
Setidaknya ada sekitar 10 hektar lahan yang di tanami bawang merah di kawasan tersebut.
Komoditas bawang merah jenis ‘karet’ menjadi salah satu andalan pertanian setempat.
Mangku (54), salah satu petani mengatakan di Panyaweuyan dari dulu selalu di tanami bawang merah dan bawang daun.
Musim tanam pertama di mulai pada November hingga Januari dengan masa panen berlangsung pada Februari.
Selanjutnya, musim tanam kedua di laksanakan pada Maret hingga Mei dan di perkirakan panen pada Juni.
Saat ini, harga bawang merah di tingkat petani berada di kisaran Rp22.000 per kilogram.
Menurutnya harga tersebut tergolong cukup rendah meskipun tetap berharap adanya kestabilan harga.
“Lumayan, tapi kami berharap bisa stabil, jangan turun saat panen raya,” ujarnya, Selasa (28/04).
Sementara itu, DKPPP Majalengka menyampaikan jika kondisi harga bawang merah saat ini masih dalam kategori wajar dan relatif stabil.
Kepala DKPPP Majalengka Gatot Sulaeman menilai petani bawang merah di Panyaweuyan di nilai konsisten menjaga produktivitas dan kualitas.
Pihaknya pun mendorong petani untuk menjaga kualitas produksi serta mengatur pola tanam.
” Produksi bawang merah dari Panyaweuyan di harapkan memberikan kontribusi terhadap pasokan bawang di Majalengka dan sekitarnya,” ujar Gatot.
Sementara itu, Camat Argapura Ridwan M Ramdhani mengatakan potensi produksi di Panyaweuyan bisa mencapai 80 hingga 120 ton.
“Dalam satu kali panen apabila kondisi tanaman optimal,” sambungnya.
Ridwan menambahkan komoditas bawang merah tersebut menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Argapura selain obyek wisata.
Selain di Payaweuyan, sentra komoditas pertanian bawang merah juga ada di Desa Sukasari Kidul, Sagara, Teja dan Sukasari Kaler.
Pihak kecamatan pun akan terus bersinergi dengan dinas terkait guna mendukung sektor pertanian.
Termasuk dalam hal pendampingan, infrastruktur serta akses pemasaran hasil panen. ***



