spot_img
Jumat, Mei 8, 2026
More

    Petani Majalengka Terima 69 Unit Alsintan dari Kementan RI

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Secara simbolis, Bupati Majalengka Eman Suherman menyerahkan bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman kantor DKPPP Majalengka, Senin (04/05).

    Bantuan dari Kementerian Pertanian RI itu di berikan sebagai langkah strategis guna mempercepat masa tanam kedua (MT II) di Majalengka.

    Mengingat kondisi cuaca mulai memasuki musim kemarau dan sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

    Bupati Eman mengatakan sektor pertanian Majalengka saat ini menunjukkan kinerja yang sangat positif.

    Bahkan, produksi padi mampu mencatatkan surplus beras hingga 660 ribu ton.

    “Dengan adanya bantuan ini, kita harapkan proses olah tanah dan tanam bisa lebih cepat sehingga target produksi tetap terjaga,” ujarnya.

    Distribusi alsintan di lakukan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik wilayah supaya pemanfaatannya benar-benar optimal.

    Bupati lalu memberikan peringatan keras kepada seluruh penerima bantuan supaya menjaga dan memanfaatkan alsintan dengan penuh tanggung jawab.

    Ia menegaskan bahwa alsintan tidak boleh di jual atau di gadaikan karena hal itu merupakan amanah untuk kepentingan bersama.

    “Jika ada yang menyalahgunakan, akan kami tarik kembali dan diberikan sanksi sesuai aturan,” tegas Eman.

    Sementara itu, Kepala DKPPP Majalengka Gatot Sulaeman menyampaikan pihaknya juga memastikan keberlanjutan pemanfaatannya melalui pendampingan intensif.

    “Kami akan menugaskan penyuluh pertanian lapangan (PPL) guna pendampingan teknis kepada kelompok tani penerima,” ujarnya.

    Adapun rincian bantuan alsintan yang di salurkan meliputi traktor roda empat sebanyak 5 unit, dan traktor roda dua sebanyak 34 unit.

    Kemudian pompa air sebanyak 7 unit guna mengantisipasi kekeringan, hand sprayer sebanyak 20 unit dan excavator sebanyak 3 unit.

    Gatot menegaskan pihaknya akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala supaya bantuan benar-benar di manfaatkan.

    Selain itu, DKPPP juga mendorong kelompok tani dan UPJA agar bisa mengelola alsintansecara kolektif dan profesional.

    “Sehingga tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi kelompok,” tambahnya.

    Sementara itu, ketua kelompok tani, Sumarna, mengaku keberadaan traktor roda dua sangat membantu percepatan pengolahan lahan.

    Biasanya ia bersama rekan-rekan petani harus antre sewa traktor sampai berminggu-minggu.

    “Sekarang dengan adanya bantuan ini, kami bisa langsung mengolah lahan dan mengejar waktu tanam,” ungkap Sumarno.

    Hal senada di sampaikan Akim kelompok tani Mekarmulya yang menilai bantuan pompa air sangat bermanfaat bagi wilayah yang jauh dari jaringan irigasi.

    “Kami siap merawat dan mengelola alsintan ini dengan baik sesuai arahan,” ujarnya. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories