spot_img
Minggu, Mei 24, 2026
More

    UGJ Wisuda 704 Lulusan, Perkuat Kiprah Global dan Kompetensi Profesional

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Universitas Swadaya Gunung Jati kembali menggelar Wisuda Sarjana dan Magister ke-77 yang berlangsung khidmat di Auditorium UGJ Cirebon, Sabtu (23/5/2026). Sebanyak 704 lulusan resmi dikukuhkan, terdiri dari program sarjana, profesi, dan magister.

    Rektor UGJ, Achmad Faqih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dengan penuh perjuangan, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

    “Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan ketekunan dan komitmen tinggi. Namun di balik keberhasilan para lulusan, ada peran besar orang tua dan keluarga yang selalu memberikan dukungan moril maupun materil,” ujar Faqih dalam sambutannya.

    Menurutnya, doa, pengorbanan, serta kesabaran orang tua menjadi energi penting dalam perjalanan akademik mahasiswa hingga mampu mencapai titik keberhasilan saat ini.

    Pada periode wisuda Mei 2026 ini, UGJ melantik 704 wisudawan yang terdiri atas 430 lulusan program sarjana, 113 lulusan program magister, dan 161 lulusan program profesi.

    Faqih menegaskan, selain dibekali kemampuan akademik, para lulusan UGJ juga dipersiapkan memiliki kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan era digital. Hal itu tercermin dari capaian daya serap lulusan UGJ yang mencapai 97,8 persen.

    “Lulusan UGJ kini telah berkiprah sebagai tenaga profesional di berbagai sektor, aparatur sipil negara, entrepreneur muda, hingga melanjutkan studi ke jenjang pendidikan lebih tinggi,” tegasnya.

    Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa lulusan UGJ mampu bersaing, berinovasi, serta mengambil peran strategis dalam pembangunan di tingkat lokal, nasional, maupun global.

    Perkuat Kerja Sama Internasional

    Memasuki tahun 2026, UGJ terus memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi luar negeri. Program tersebut meliputi student exchange, visiting professor, publikasi ilmiah internasional, hingga program magang global.

    Saat ini, sebanyak 50 mahasiswa UGJ mengikuti program magang di Jepang dan 30 mahasiswa menjalani program magang di Taiwan. Selain itu, mahasiswa UGJ juga terlibat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional sebagai bagian dari penguatan pengalaman lintas budaya dan kepemimpinan global.

    Prestasi mahasiswa UGJ juga terus berkembang di bidang digital dan profesional. Pada awal tahun 2026, lima mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta satu mahasiswa FISIP berhasil terpilih sebagai Brand Ambassador Google.

    Di bidang sertifikasi profesi, sebanyak 853 mahasiswa berhasil meraih gelar Certified Accurate Professional (CAP), tiga orang memperoleh profesi Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE), dan lima orang meraih Associate Certified Public Accountant (ACPA).

    “Capaian ini menunjukkan bahwa lulusan UGJ tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui dunia industri dan dunia usaha,” katanya.

    UGJ juga terus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan berbagai skema sertifikasi, mulai dari digital marketing, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga bidang manajemen agribisnis.

    Dorong Lahirnya Inovator dan Entrepreneur Muda

    Selain fokus pada kesiapan kerja, UGJ juga mendorong lahirnya lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui pengembangan startup berbasis teknologi digital.

    Menurut Faqih, pendidikan di UGJ tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga penguatan kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan agar mahasiswa mampu menghadapi tantangan era digital.

    “Seluruh capaian ini merupakan bagian dari langkah strategis UGJ dalam mewujudkan visi 2034 sebagai perguruan tinggi riset unggulan berbasis kearifan lokal menuju tataran global,” ujarnya.

    Ia pun mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan global.

    “Jadilah pribadi yang terus belajar, terbuka terhadap inovasi, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif,” pesannya.

    Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Mukarto Siswoyo, mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UGJ.

    Menurutnya, pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga membentuk generasi unggul, berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

    Saat ini UGJ memiliki 31 program studi yang terdiri dari 20 program sarjana, 8 program magister, 2 program profesi, dan 1 program doktor.

    “Dengan dukungan dosen yang kompeten, fasilitas pembelajaran berbasis digital, serta jejaring nasional dan internasional yang terus berkembang, UGJ siap menjadi pilihan terbaik dalam menyiapkan generasi masa depan yang berdaya saing global,” ujar Mukarto optimistis.

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories