spot_img
Jumat, Juli 3, 2026
More

    Hari Jadi ke-599, Kota Cirebon Gelar GPM di Drajat Kesambi

    CIAYUMAJAKUNING.ID – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Cirebon ke-599, Pemkot Cirebon menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kamis (25/06).

    Kegiatan ini sekaligus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui penyediaan pangan yang mudah di jangkau masyarakat.

    GPM terselenggara berkat kolaborasi Pemkot Cirebon bersama BI dan Bulog.

    Beragam komoditas tersedia mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, daging hingga ikan segar.

    Selain itu, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat juga di jual dengan harga yang terjangkau.

    Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengatakan GPM merupakan salah satu strategi menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

    Sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang wajar.

    “Alhamdulillah, hingga saat ini kondisi harga kebutuhan pokok di Kota Cirebon masih terpantau stabil,” ujarnya.

    Dalam pengendalian inflasi, Kota Cirebon juga konsisten menghadirkan berbagai program seperti Warung Peduli Inflasi dan Mobil Pangan Keliling.

    Kepala DKPPP Kota Cirebon Elmi Masruroh menjelaskan GPM bertujuan mendekatkan akses pangan kepada masyarakat sekaligus menjadi instrumen pengendalian harga.

    Ia memastikan ketersediaan pangan di Kota Cirebon dalam kondisi aman.

    Berdasarkan hasil pemantauan neraca pangan yang di lakukan secara berkala, stok berbagai komoditas strategis masih berada dalam kondisi surplus.

    “Kami memiliki dua pasar induk yang menjadi penopang distribusi pangan, yaitu Pasar Pagi dan Pasar Jagasatru,” terang Elmi.

    Ia menambahkan sebagian besar harga komoditas pangan mulai menunjukkan tren penurunan.

    Beberapa di antaranya seperti bawang merah, cabai merah, dan telur yang kini berada pada kisaran harga yang lebih stabil.

    Sementara komoditas impor seperti bawang putih masih di pengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk biaya distribusi. ***

    Berita Lainnya

    spot_img

    Related Stories