CIAYUMAJAKUNING.ID – Kabupaten Indramayu resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-VIII sebagai ajang pengembangan bakat santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).
Kegiatan ini sekaligus pembinaan karakter dan mempererat silaturahmi antar santri se-Kabupaten Indramayu.
Asda Kesra I Setda Indramayu Iin Indrayati membuka kegiatan yang di gelar oleh Forum Komunikasi Di niyah Takmiliyah (FKDT) itu di Alun-Alun Indramayu, Rabu (01/07).
Ia mengatakan MDT berperan strategis dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu dan berkarakter sebagai modal utama pembangunan daerah.
Oleh karena itu, Pemkab Indramayu juga memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan.
“Salah satunya melalui alokasi insentif bagi guru MD sebesar Rp13,99 miliar,” ucap Iin.
Kabid Pendidikan dan Ponpes Kemenag Jabar Ahmad Syukri menambahkan Porsadin menjadi sarana pembinaan santri.
Supaya tumbuh sebagai generasi yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia sekaligus mengembangkan potensi di bidang keagamaan, olahraga dan seni.
”Porsadin di harapkan menjadi wadah lahirnya bibit-bibit santri berprestasi yang nantinya mampu mewakili Indramayu di tingkat provinsi hingga nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kalak Porsadin VIII Indramayu Aspuri mengatakan ajang ini juga sebagai sarana evaluasi pendidikan, pengembangan minat dan bakat.
Aspuri menegaskan seluruh elemen MDT mendukung pembangunan daerah.
Hal itu tercermin dari tingginya partisipasi Porsadin ke-8 yang di ikuti sekitar 2.000 peserta.
Mereka terdiri atas santri, dewan juri dan panitia dari 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu. ***



