https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Jumat, 17 Juli 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Budaya

Cerita Juru Kunci Melihat Situs Keramat Sultan Matangaji Hancur

by Noer Panji
16 Februari 2020
in Budaya

Kurdi Juru Kunci Situr Keramat Sultan Matangaji hanya terdiam dan berusaha menyelamatkan sisa puing bata merah bangunan situs yang hancur

Cirebon: Kurdi, Juru Kunci situs keramat Sultan ke V Keraton Kasepuhan Cirebon Sultan Muhammad Sofiudin atau lebih dikenal Matangaji hanya bisa terdiam menatap puing bekas bangunan situs yang hancur.

Kurdi berupaya menyelamatkan sisa bata merah berukuran besar yang tidak tertimbun tanah. Kurdi menyayangkan perusakan situs oleh oknum tak bertanggungjawab.

BacaJuga

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

“Tidak ada obrolah ijin RT atau Rw setempat saja tidak saya juga sebagai pengurus dikampung ini tidak pernah kedatangan orang yang minta ijin mau bangun bangunan,” kata Kurdi, Minggu (16/2/2020).

Akses jalan menuju situs yang sebelumnya melewati Gang Situganggga kini ditutup. Kurdi harus mengarungi sungai Melangse untuk menuju situs tersebut.

Kurdi mengaku sempat kaget melihat dengan mata kepalanya sendiri situs tersebut hancur ditimpa reruntuhan tanah melalui alat berat. Kurdi sempat datang ke lokasi situs namun seketika dia kembali lantaran melihat bangunan sudah hancur.

Seketika itu Kurdi mengaku sempat ditemui sosok gaib dan memerintahkannya untuk kembali.

“Saya lihat sendiri situs itu hancur karena alat berat tidak tahu mau bangun apa. Sebagai juru kunci ketika mau ke lokasi tiba-tiba datang amanat dari Sultan Matangaji ‘Cung jangan ikut campur, ini urusan orang tua’ kemudian saya pulang tapi ponakan marah tidak terima,” kata dia.

Dia mengaku tidak tahu persis areal diatas situs tersebut akan dibangun apa. Hanya saja dia mengaku kecewa karena pada prosesnya tidak sosialisasi ke warga sekitar.

Situs tersebut merupakan salah satu petilasan Sultan ke V Keraton Kasepuhan Cirebon Matangaji. Bentuknya seperti pertapaan lengkap dengan sumur keramat yang tak jauh dari lokasi.

“Beberapa orang ada yang datang berdoa di situs kepada Allah karena dianggap lebih konsen mengingat lokasinya yang asri. Kadang keluarga, kerabat ada yang datang,” ujar dia.

Kurdi mengaku sempat membuat akses jalan bersama warga sekitar menuju situs. Namun, upaya sia-sia dan jalan setapat itu pun rusak oleh alat berat.

“Sekitar dua mingguan ini lah aktifitas alat beratnya. Akses utama sekarang harus mengarungi sungai,” ujar Kurdi.

Tags: Keraton Kasepuhan CirebonSitus keramat cirebonSultan Matangaji

Related Posts

Promosi Digital Dekranasda Kuningan Terbaik di Ajang PKJB 2026

Niat Disbudpar Lestarikan Gerabah Sitiwinangun Jamblang Cirebon

2 Juli 2026
Bangun KDKMP, Stranas PK Pantau Alih Fungsi Lahan Indramayu

Disbudpar Gelar Seminar Kajian Koleksi Topeng Cirebon 2026

28 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Keren! 15 Karya Budaya Kabupaten Cirebon Jadi WBTb Jabar

26 Juni 2026
Porsenitas XIII Kota Cirebon, Kontingen Kuningan Kirim 140 Atlet

Perkuat Kolaborasi via Festival Kepatihan 2026 Kota Cirebon

26 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Warga Talun Cirebon Gelar Pawai Budaya 1 Muharam 1448 Hijriah

20 Juni 2026
BPS Kuningan Sebar 1.036 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Ziarah Makam dan Pawai Obor Warnai Hari Jadi Cirebon ke-599

20 Juni 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id