Connect with us

Umum

3 Alat Cold Chain Vaksin Tiba di Kabupaten Cirebon

Published

on

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Sebanyak 3 alat penyimpanan vaksin atau cold chain tiba di Kabupaten Cirebon, nantinya alat ini digunakan untuk menyimpan vaksin Covid-19 sebelum di distribusikan ke seluruh puskesmas dan fasilititas kesehatan yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksana vaksinasi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Enny Suhaeni menuturkan, secara keseluruhan pemerintah Kabupaten Cirebon sudah siap menerima pendistribusian vaksin setelah 3 alat cold chain tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan.

“Karena cold chain sudah datang, kita pastikan siap untuk menerima vaksin,” ungkap Enny saat meninjau alat cold chain di Gudang Farmasi Kabupaten Cirebon, Senin (11/1/2021).

Masih kata Enny, total penyimpanan vaksin didalam satu cold chain dapat menampung sebanyak 2.100 vaksin. Sedangkan cold chain yang sudah siap ditempatkan di masing-masing puskesmas hanya dapat menampung vaksin sebanyak 400-500 vaksin.

“Vaksin akan dikirim secara bertahap, satu cold chain bisa menampung 2100 vaksin, sednagkan kalo yang disetiap puskesmas cold chain dapat menampung 400-500 vaksin,” ujar Enny.

Advertisement

Meskipun alat penyimpanan vaksin sudah tiba, Enny mengatakan, jika vaksi akan diterima oleh pemerintah Kabupaten Cirebon pada bulan Februari mendatang.

“Kemungkinan bulan februari vaksin di distribusikan sama pemerintah Provinsi Jabar. Walaupun secara serentak 14 Januari vaksin di distribusikan, tapi kalo Kabupatrn Cirebon tidak di tanggal 14 Januari,” ucap Enny.

Untuk tahap awal dijelaskannya, vaksin aka diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan petugas lapangan lainnya seperti TNI/Polri sebanyak 8009 vaksin.

“Vaksinasi tahap awal nantinya buat tenaga kesehatan dan petugas lapangan lainnya kaya TNI/Polri,” ujar Enny.

Setelah seluruh tenaga kesehatan dan petugas lapangan lainnya mendapatkan vaksinasi, akan lanjut diberikan pada lingkaran pemerintahan yang jumlahnya sebanyak 10 orang.

Advertisement

“Kalo tenaga kesehatan dan petugas laoangan sudah, terus dilanjut sama sejumlah kepala dinas dan kepala rumah sakit sebanyak 10 orang,” ucap Enny.

Continue Reading

Yang Lagi Trend