https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Minggu, 20 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dendeng Bumbu Laos Menu Andalan Nasi Jamblang Cirebon

by Noer Panji
17 Januari 2021
in Ekbis, Kuliner, Umum
Nasi Jamblang

Dendeng bumbu laos salah satu menu lauk pauk yang kini jarang ada di setiap kedai makan Nasi Jamblang Cirebon

CIREBON, CIAYUMAJAKUNING.ID – Nasi Jamblang menjadi salah satu kuliner khas Cirebon yang banyak dicari pengunjung. Selain melegenda, menu-menu dalam Nasi Jamblang dikenal merakyat dan khas.

Penerus Nasi Jamblang Tulen Cirebon Emon Kusdiman mengatakan, ragam lauk pauk yang disediakan kedai makan nasi jamblang Cirebon semakin banyak.

BacaJuga

Upaya Pemkab dan Kejari Indramayu Kawal Pembangunan Daerah

BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Namun dari ragam lauk pauk yang ada di kedai makan nasi jamblang. Satu menu terbilang jarang bahkan tidak terlihat hampir di seluruh kedai makan Nasi Jamblang Cirebon.

“Lauk pauk ketika awal mula Nasi Jamblang berdiri dan banyak permintaan yaitu Dendeng Laos, Kebuk Goreng, Sambel Goreng, Tempe Goreng, Tahu Goreng, Sayur Tahu, dan Panjelan (Ikan Asin Cucut). Nah sekarang menu Dendeng bumbu laos si tempat kami masih tersedia dan jadi salah satu menu yang banyak dicari,” kata Emon Kusdiman, Sabtu (16/1/2021).

Emon menjelaskan, Dendeng Bumbu Laos menjadi salah satu menu yang mewah pada masa awal nasi jamblang dijual sang perintis Tan Piaw Lung.

Proses pembuatan dendeng laos tidak jauh berbeda dengan membuat menu semur daging yang banyak ditemukan di kedai makan maupun restauran.

Laos atau lengkuas setelah dikupas kemudian diparut dan dijemur. Olahan laos khas Nasi Jamblang pertama di Cirebon tersebut kemudian dicampur dengan daging sapi yang sudah diiris dan diolah.

“Daging dan bumbu laos dimasak dan ciri khas di kami masaknya masih menggunakan kayu bakar jadi cita rasanya masih ada.
Sederhana saja membuatnya hanya mungkin zaman sekarang dibilang rumit karena laos harus diolah dulu jadi bumbu,” kata Emon.

Selain menjadi menu andalan, Dendeng bumbu laos diketahui rendah kolesterol.
Menu Dendeng bumbu laos sendiri dijual Rp 10 ribu per buah.

“Menyerap lemak di dalam tubuh jadi tidak usah khawatir gemuk dan bikin kolesterol naik,” ujar Emon.

Seperti diketahui, Jamblang Tulen di Jalan Raya Jamblang, Kecamatan Depok, Cirebon merupakan pecetus kuliner khas yang melegenda.

Haji Abdul Latief dan sang istri Nyonya Tan Piaw Lung (Mbah Pulung), adalah pencipta nasi jamblang Cirebon.

Kehadiran Nasi Jamblang tidak terlepas dari pembangunan Pabrik Gula Gembol pada tahun 1847 dan pembangunan Spirtus tahun 1883, pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda.

Pada saat itu, pabrik tersebut banyak menyerap tenaga kerja orang pribumi. Mereka bekerja sebagai kuli bangunan dan buruh pabrik.

Seorang pengusaha pribumi sukses, H Abdulah Latief, sering meminta istrinya, Nyonya Tan Piaw Lung atau yang akrab disapa Mbah Pulung, untuk menyedikan sarapan berupa nasi dan lauk pauk secukupnya yang dibungkus daun jati untuk para buruh pabrik sebagai sedekah.

“Makanan itu biasa disediakan untuk sarapan dan makan siang,” papar Emon.

Seiring berjalannya waktu, permintaan nasi dan lauk pauk tersebut semakin banyak. Bahkan, mereka rela merogoh kocek demi menyantap nasi tersebut.

Tags: Dendeng LaosKuliner CirebonNasi Jamblang

Related Posts

Upaya Pemkab dan Kejari Indramayu Kawal Pembangunan Daerah

Upaya Pemkab dan Kejari Indramayu Kawal Pembangunan Daerah

20 September 2026
Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026

BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

20 September 2026

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

20 September 2026

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

20 September 2026

ETF Bitcoin Kehilangan US$450 Juta Setelah Clarity Act Gagal Melaju di Senat AS

20 September 2026

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun

20 September 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id