https://ciayumajakuning.id
No Result
View All Result
Jumat, 18 September 2026
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm
Informasi Seputar Cirebon Raya
No Result
View All Result
Home Sosok

Sejarah Ciledug: Peran Mbah Kuwu Cirebon Bimbing Sumpah Ki Bledug Jaya (bag.1)

by Sudastika
2 Agustus 2022
in Sosok
Sejarah Ciledug: Peran Mbah Kuwu Cirebon Bimbing Sumpah Ki Bledug Jaya (bag.1)

CIAYUMAJAKUNING.ID – Terletak di ujung timur Kabupaten Cirebon, Ciledug merupakan sebuah kecamatan yang kini mengalami perkembangan ekonomi begitu pesat. Hal itu tak lepas masuknya Kecamatan Ciledug sebagai bagian dari proyeksi Pemprov Jawa Barat dalam persiapan pembangunan kawasan industri Rebana.

Sebelum dimekarkan, Kecamatan Ciledug hanya terdiri dari empat desa, yaitu, Ciledug Kulon, Ciledug Wetan, Jatiseeng dan Leuweunggajah. Pada tahun 1981, Desa Ciledug Kulon mengalami pemekaran wilayah menjadi Ciledug Kulon dan Ciledug Tengah.

BacaJuga

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

Eks Sekda Indramayu Aep Surahman Masuki Masa Purnabakti

Hannin Nurin Navisa Bawa Indramayu ke Panggung Voli Nasional

Mengenal Sosok Viral Kang Modin di Jagat Maya Indramayu

Lalu bagaimana asal mula berdirinya daerah yang identik dengan penganan khas tahu gejrot itu? Siapa pula Ki Bledug Jaya, tokoh yang dianggap berpengaruh dalam penamaan Ciledug? Berikut ulasannya.

Dikutip dari proposal skripsi IAIN Syeikh Nurjati Cirebon, dengan judul ‘Tokoh ‘Ki Bledug Jaya’ dan Perannya Islamisasi Desa Ciledug Kab. Cirebon Jawa Barat Abad Ke-15 M’, salah satu sesepuh Desa Ciledug Lor, Kecamatan Ciledug, Dadang Suhendar menuturkan, Ciledug pada abad ke-15 dulu dikenal dengan nama Pagedangan.

“Daerah Pagedangan, kala itu masuk dalam Wilayah Kerajaan Galuh (Ciamis) yang menguasai daerah Jawa Barat  sampai batas Cipamali (sungai ini sekarang menjadi batas antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah),” ungkapnya, Senin (21/11/21).

Eksistensi wilayah Pagedangan yang kala itu mayoritas menganut agama Sanghiang akibat pengaruh dari luar daerah juga erat kaitannya dengan peran sosok sentral bernama Ki Bledug Jaya.

Sementara, di Cirebon kala itu telah lebih dulu berkembang agama Islam berkat jasa Pangeran Walangsungsang (Mbah Kuwu Cerbon), putra Prabu Siliwangi penguasa Kerajaan Galuh/Padjadjaran.

Pangeran Walangsungsang dibantu oleh putri Nyai Rarasantang adiknya yang bernama Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) menyiarkan Agama Islam.

Mengetahui bahwa di daerah timur ada sebuah pedukuhan yang masih menganut Agama Sanghiang, Mbah Kuwu Cerbon bersama pengikutnya lalu mendatangi Pagedangan untuk menyampaikan Agama Islam.

Wilayah Pamosongan di Desa Ciledug Lor, dulu bernama Pagedangan. (Ciayumajakuning.id)

Ki Bledug Jaya yang kala itu masih bernama Ki Malewang, menyambut baik kedatangan Mbah Kuwu Cerbon dan secara sukarela masuk Agama Islam. Untuk menambah keyakinan, Ki Malewang bersama pengikutnya lantas mengangkat sumpah di depan Mbah Kuwu Cerbon sebagai bukti kesetiaan.

Saat sumpah itu dilaksanakan, tiba-tiba langit menjadi gelap tertutup mendung dan halilintar yang sangat dahsyat menyambar tubuh Ki Malewang dengan suara menggelegar “Bleduuug…”.

Tubuh Ki Malewang tetap  tegar, tidak  bergetar  dan  tidak  berubah. Sejak kejadian itu Ki Malewang mendapat gelar “ Ki Bledug Jaya” pada tahun 1479.

Tempat pengambilan sumpah Ki Malewang masuk Islam di depan Mbah Kuwu Cerbon diyakini hingga kini berada di suatu tempat yang bernama Bale Kabuyutan yang lokasinya berada sekitar 300 meter ke arah timur Kantor Kecamatan.

Sementara mengenai penamaan Ciledug, menurut Dadang, kala itu Ki Bledug Jaya minta dikirimkan prajurit tangguh dari Caruban Larang guna melatih para pemuda dan orang dewasa di Pagedangan.

“Usai bantuan pasukan datang, mereka melatih penduduk di suatu tempat yang mengakibatkan tempat itu menjadi berdebu (ledug– Bahasa Jawa),” jelas Dadang.

Sehingga, sambung dia, air (Cai-Bahasa Sunda) yang akan digunakan untuk mandi, mencuci dan minum bercampur ledug (debu),

“Akhirnya tempat latihan itu terkenal dengan sebutan Ciledug hingga sekarang,” pungkasnya.

Mengenai latar belakang siapa sebenarnya sosok Ki Bledug Jaya akan dibahas pada artikel selanjutnya.

 

Bersambung… ***

Tags: Kecamatan CiledugKi Bledug JayaKi MalewangMbah Kuwu CirebonPangeran WalangsungsangSejarah Cirebon

Related Posts

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

Kenangan Terakhir KDM untuk Kanaya: Tabungan Honor Rp400 Juta Disimpan Bertahun-tahun

14 September 2026
Disdukcapil Kuningan Raih Tujuh Penghargaan Gegara Lakukan Ini

Eks Sekda Indramayu Aep Surahman Masuki Masa Purnabakti

15 Mei 2026
Wali Kota Cirebon Lantik 80 Pejabat Termasuk Sekda Iing Daiman

Hannin Nurin Navisa Bawa Indramayu ke Panggung Voli Nasional

6 Mei 2026
Ribuan Siswa SD dan SMP Ikuti Ajang Talenta 2026 Kota Cirebon

Mengenal Sosok Viral Kang Modin di Jagat Maya Indramayu

30 April 2026
Siswa Sekolah Rakyat di Kuningan Jalan-jalan ke Kantor Pemkab

Gebrakan Marsya Duta Pendidikan Jabar 2026 dari Indramayu

23 Februari 2026
OJK Likuidasi Bank Cirebon, Ini Kata Wali Kota Edo

Cartini Bawa UMKM Mimide Indramayu Juara Tingkat Nasional

18 Februari 2026

Berita Terpopuler

  • GGM Majalengka Meriah Bersama Karnaval SCTV, 12-13 September Pekan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengintip Proyek Wisata Jabar Land Park Susukanlebak Cirebon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palagan Festival: Cara Unik Desa Alamanis Cirebon Menjaga Eksistensi Tari Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bisnis Sewa Motor Masa Depan: Terhubung lewat 1 pintu, YourBestie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan Generasi Pemimpin Bisnis Berkelanjutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Swasembada Pangan, Majalengka Tanam Bawang Putih Serentak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hubungan Industrial Makin Harmonis, Investor Asing Sebut Cirebon Strategis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Redaksi | Tentang Kami | Pedoman Media Siber

Partner

© 2026 ciayumajakuning.id - PT. Sonde Mitra Utama
No Result
View All Result
  • Umum
  • Seni & Budaya
  • Pariwisata
  • Ekbis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Umkm

© 2020 ciayumajakuning.id