Connect with us

Umum

Dilantik dan Disumpah, PPK KPU Kabupaten Cirebon Didominasi Kelompok Milenial

Published

on

Ciayumajakuning.id

CIAYUMAJAKUNING.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon melangsungkan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024 yang bertempat di Hotel Aston Cirebon, Rabu (4/1/2023).

Komisioner KPU Kabupaten Cirebon, Khusnul Khotimah mengatakan, jumlah PPK yang dilantik pada hari ini sesuai dengan PKPU pembentukan badan adhoc untuk Pemilu 2024.

Selain itu juga, pasca pelantikan dan pengambilan sumpah seluruh PPK ini akan melangsungkan kegiatan Bimtek guna mematangkan kesiapan sebagai panitia pelaksana kecamatan untuk Pemolu 2024 nanti.

“Secara keseluruhan di Kabupaten Cirebon ada 40 kecamatan, jadi satu kecamatan berjumlah 5 orang anggota PPK maka seluruhnya kita melantik 200 anggota PPK,” ungkap Khusnul.

Mengenai tugas dari PPK, Khusnul menjelaskan nantinya PPK membantu tugas-tugas KPU Kabupaten Cirebon dalam melaksanakan seluruh tahapan Pemilu sesuai amanat UU dan PKPU tentang tatakerja lembaga KPU.

Advertisement

“Per hari ini seluruh PPK menerima SK (Surat Kerja) 15 bulan dan selesainya tahapan Pemilu 2024 sampai April,” paparnya.

Lebih lanjut kata dia, ada situasi yang menarik pada pelantikan PPK kali ini yang dimana mayoritas anggota PPK berasal dari kelompok milenial.

“Dari sisi regulasi sebenarnya sejak Pemilu 2019 persyaratan umur minimal untuk calon anggota adhoc itu 17 tahun. Benar saja kami baru merasakan animo generasi muda di Pemilu sekarang,” ucapnya.

Masih kata dia, tingginya animo dari kelompok milenial yang menjadi PPK. Karena rekrutmen PPK kali ini menggunakan sarana teknologi digital sehingga semakin membuka peluang bagi generasi muda.

“Mayoritas yang terpilih sebagai PPK adalah kaum muda usia 17 sampai 30 tahun,” jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron berharap kepada PPK bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan bisa membawa masyarakat agar menjadi pemilih yang rasional supaya bisa membawa Kabupaten Cirebon lebih maju lagi.

Bukan hanya itu, PPK juga diharapkan harus menjaga kondusifitas dari perbedaan dan jangan sampai menjadi pemecah belah.

“PPK harus bekerja secara netral dan apalagi PPK kali ini mayoritas dari kelompok milenial,” ujar Imron.

Menanggapi banyaknya kelompok milenial yang berhasil lolos menjadi anggota PPK, ditegaskan Imron anak muda harus bisa aktif dalam pesta demokrasi karena kedepan akan melanjutkan tongkat pemerintahan.

“Anak muda jangan priori terhadap politik dan apriori harus bisa mengikuti zaman terutama tentang politik,” tutupnya. ***

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend