Lifestyle
Cegah Pencemaran Air, Diskanla Indramayu Sebar Ratusan Ribu Benih Ikan

CIAYUMAJAKUNING.ID – Bupati Indramayu Nina Agustina menebar benih ikan nila merah dan emas di Sungai Cimanuk Kabupaten Indramayu yang telah menjadi kawasan ekoriparian guna mengendalikan pencemaran tanpa harus menganggu ekosistem, Sabtu (18/11).
Menurut Nina, menebar ikan seperti di sepadan Sungai Cimanuk yang semula menjadi tempat pembuangan sampah dapat mewujudkan Ekoriparian Tjimanoek.
“Ikan yang di tebar di harapkan dapat memenuhi perairan yang ada di Indramayu dan bisa di manfaatkan secukupnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Bahkan keberadaan Ekoriparian Tjimanoek kini telah menjelma menjadi obyek wisata ang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sejumlah pelajar menebar benih ikan. (Pemkab Indramayu)
Selain di Sungai Tjimanoek, penebaran benih ikan juga di lakukan di tempat lain seperti embung, kolam, waduk/situ dan sejumlah sungai.
“Semoga ikannya terus tumbuh besar,” harap Nina.
Penebaran benih ikan yang juga melibatkan para pelajar di harapkan menjadi bahan edukasi tentang pelestarian lingkungan.
Kepala Diskanla Indramayu Edi Umaedi mengatakan ikan emas yang di tebar sebanyak 450 kilogram dan nila merah 100 ribu ekor.
“Restocing ikan di perairan umum menjadi kegiatan rutin kami sebagai bahan guna memenuhi kebutuhan perikanan bagi masyarakat Indramayu,” tuturnya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia