Lifestyle
DLH Kabupaten Cirebon Tutup TPS Liar di Jagapura Wetan Gegesik

CIAYUMAJAKUNING.ID – Banyaknya warga Kabupaten Cirebon yang memanfaatkan bantaran sungai sebagai tempat penampungan sampah, DLH akirnya menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik.
Pj Bupati Cirebon Wahyu Mijaya menegaskan pihaknya sudah mengerahkan personel guna membersihkan bantaran sungai dari tumpukan sampah.
Usai bantaran sungai bersih, akan di simpan sejumlah kontainer guna menampung sampah dan masyarakat sekitar lokasi di minta untuk memanfaatkannya.
“Kami menyelesaikan permasalahan di Jagapura supaya masyarakat tak lagi membuang sampah di situ,” ujarnya saat di temui di kantor DLH, Senin (03/06).

TPS liar di Jagapura Wetan Gegesik. (Pemkab Cirebon)
Wahyu menambahkan Pemkab Cirebon menjamin dan memberikan solusi untuk menekan permasalahan sampah.
Mengatasi permasalahan sampah, lanjutnya, bukan hanya menghadirkan solusi jangka pendek, melainkan harus berkepanjangan.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Cirebon Iwan Ridwan Hardiawan mengatakan keberadaan TPS liar tersebut sudah ada sejak 1,5 tahun lalu.
Kemunculannya terjadi lantaran TPS sebelumnya di tutup oleh pihak Pemdes Jagapura Wetan lantaran tidak menerapkan pola pengangkutan sampah secara reguler.
“Di komplain masyarakat, akhirnya, masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai,” katanya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia