Connect with us

Teknologi

Pj Wali Kota Cirebon: Sertifikat Elektronik Wujud Digitalisasi Layanan Pertanahan

Published

on

CIAYUMAJAKUNING.IDPemprov Jabar meluncurkan implementasi dan penyerahan sertifikat elektronik aset pemerintah, Pemda, Barang Milik Negara (BMN) dan perorangan di Gedung Sate, Bandung, Minggu (09/06) malam.

Peluncuran itu di hadiri Pj Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Serta di hadiri pula Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin dan Kepala Kanwil ATR/BPN Jabar Yuniar Hikmat Ginanjar.

Sertifikat Elektronik di luncurkan untuk 11 Kantor Pertanahan di Jabar antara lain Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kota Bekasi.

Serta Kota Depok, Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi.

Advertisement

Menteri AHY mengungkapkan pentingnya alih media dari konvensional ke sertifikat digital yang memiliki banyak keuntungan.

Menurutnya hal tu, lebih aman karena sudah otomatis masuk ke database sehingga pemilik lahan tak perlu khawatir rusak, hancur ataupun hilang.

“Tak usah khawatir rusak karena bencana, kebakaran, banjir serta tidak mudah di duplikasi, di gandakan dan di palsukan oleh para mafia tanah,” jelas AHY.

Ia menargetkan pada Bulan Juli mendatang seluruh kabupaten dan kota di Jabae bisa menerapkan elektronifikasi.

“Dan ke depan Jawa Barat bisa sebagai percontohan,” ujar AHY.

Advertisement

Sementara itu, Pj Gubernur Bey meyakini dengan implementasi layanan elektronik akan membawa dampak positif bagi Jabar.

“Sertifikat elektronik memastikan pelayanan publik di bidang pertanahan kian transparan, efisien, dan terpercaya,” ucapnya.

Pj Wali Kota Agus menilai peluncuran implementasi layanan elektronik ini menandai komitmen dan langkah signifikan pemerintah dalam digitalisasi layanan pertanahan.

“Yang pasti tujuannya untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam pengurusan sertifikat tanah yang lebih modern,” katanya. ***

Advertisement
Continue Reading

Yang Lagi Trend