Umum
Indikator Makro Pembangunan Kuningan Diminta Sentuh Hingga Tingkat Desa

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin memberikan pembinaan terkait program optimalisasi pencapaian indikator makro pembangunan kepada segenap aparatur Pemkab Kuningan di Pendopo Kuningan, Kamis (17/07).
Indiktor makro pembangunan itu di antaranya penanganan kemiskinan, pengangguran, stunting, pengendalian inflasi dan ketahanan pangan.
Bey menilai Pemprov merasa perlu mengasistensi pemkab/pemkot dan menyentuh sampai ke camat, kades dan lurah.
“Karena indikator pembangunan makro Jabar di mulai dari angka-angka di kelurahan dan desa,” ujarnya.
Bey juga mendorong potensi wisata di Kabupaten Kuningan lebih di kembangkan.

Pj Gubernur Jabar beri pembinaan. (Pemkab Kuningan)
“Melalui peningkatan wisata ini, pengangguran akan terserap dan kemiskinan akan berkurang,” ujarnya.
Terkait stunting, Bey berharap pemerintah daerah dapat bekerjasama dengan stakeholder terutama perguruan tinggi.
“Saat ini masa MPLS, saya harap perangkat daerah memaksimalkan kebijakan dan pengawasan sehingga tidak terjadi perundungan dan pungutan liar,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bey mengapresiasi Kecamatan Cigugur yang senantiasa hidup rukun dalam keberagaman.
“Cigugur telah berhasil membangun program penanganan stunting, penanggulangan pinjol dan sampah, hal ini supaya dapat di duplikasi,” harapnya. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia