Ekbis
Kembangkan Pengeboran Minyak, Pertamina Groundbreaking OO-OX di Indramayu

CIAYUMAJAKUNING.ID – Pertamina melaksanakan pengembangan bisnis pengeboran minyak dengan melakukan groundbreaking di MM Entertaiment, Kabupaten Indramayu, Kamis (19/09).
Pengembangan OO-OX tersebut sangat bermanfaat karena dapat menghasilkan hampir 3.000 barel minyak dan gas.
“Proyek ini akan di olah rekan kerja di kilang,” ucap GM Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ Muzwir Wiratama.
Ia berkomitmen ONWJ akan melaksanakan proyek ini dengan tertib regulasi dan aturan yang ada.
“Mudah-mudahan proyek ini bisa lebih cepat dan sebagian besar manfaatnya untuk negara dan masyarakat semuanya,” ungkapnya.
Groundbreaking proyek PHE ONWJ secara resmi di lakukan oleh Bupati Indramayu Nina Agustina di dampingi oleh Sekda Aep Surahman.
Bupati Nina berharap proyek Pertamina ini tetap mempriotaskan keseimbangan alam dan pelestarian lingkungan.
“Dengan groundbreaking ini di harapkan bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Indramayu,” sambungnya.
Bupati Nina juga menyampaikan saat ini 1.000 hektare Kawasan Industri sedang di bangun di Losarang yang akan menyerap 100 ribu tenaga kerja.
“Untuk iti, masyarakat Indramayu harus mempersiapkan diri dengan kemampuan skill dan keahlian yang di butuhkan,” ucapnya.
Dalam acara tersebut di lakukan juga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat. ***
- Teknologi2 tahun ago
SamFW Tool 4.0 Tool Gratis FRP Samsung Cukup Satu Klik
- Lirik Lagu2 tahun ago
Lirik Lagu Mabok Ngeslot Anik Arnika Bahasa Cirebon Dan Bahasa Indonesia
- legal2 tahun ago
Dimana Ada Proyek Wajib Ada Papan Proyek, Ini Dasar Hukumnya
- Kuliner5 tahun ago
Menyesap Kopi Lunaira Usung Konsep Bayar Seikhlasnya
- Teknologi2 tahun ago
Download TFT Unlock 2023 V3.1.1.1 Update ByPass FRP Tool dan Unlock iPhone dan iPad
- Umum2 bulan ago
Istimewa, Bupati Terpilih Kuningan Dian Rachmat Yanuar Rayakan HUT ke-57
- Umum4 bulan ago
BBGP Jabar Gelar Program Kareta Sobat di Gedung Linggarjati Kuningan
- Budaya4 bulan ago
Tradisi Memitu Indramayu Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia